OJK Proyeksikan Kredit UMKM Tumbuh 7–9 Persen
- 22 Mar 2026 19:07 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksikan penyaluran kredit UMKM pada 2026 tumbuh 7 hingga 9 persen secara tahunan. Proyeksi ini didorong peningkatan keyakinan konsumen dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang terus menguat.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae menyebut akses pembiayaan UMKM akan terus diperluas. Menurut Dian, langkah ini penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Dian menjelaskan kredit UMKM per Januari 2026 mencapai Rp1.482,9 triliun atau sekitar 17,33 persen total kredit. Namun pertumbuhannya mengalami moderasi sebesar 0,53 persen secara tahunan akibat dinamika ekonomi global dan nasional.
“Saat ini, OJK terus berkoordinasi dengan industri perbankan terkait implementasi POJK UMKM dalam rencana bisnis bank,” kata Dian di Jakarta, Selasa 10 Maret 2026. Ia menegaskan fundamental sektor UMKM tetap terjaga meski pemulihannya lebih lambat dibandingkan sektor korporasi.
OJK mencatat Indeks Keyakinan Konsumen berada di level positif 127,00 persen pada awal tahun 2026. Sementara Consumer Price Index tercatat 109,75 persen yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi.
Momentum perayaan Lebaran diperkirakan mendorong konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2026. Kondisi ini berpotensi meningkatkan permintaan kredit modal kerja bagi pelaku UMKM.
OJK juga menerbitkan POJK Nomor 19 Tahun 2025 untuk mempermudah akses pembiayaan UMKM. Regulasi ini mewajibkan lembaga keuangan menyediakan skema pembiayaan yang mudah, cepat dan inklusif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....