Harga Minyak Naik, IHSG dan Rupiah Melemah, Emas Turun

  • 12 Mar 2026 10:20 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pengamat Ekonomi Sumatra Utara (Sumut) Gunawan Benjamin, menyebut harga minyak mentah dunia kembali mengalami kenaikan di tengah ketegangan geopolitik yang belum mereda. Stok minyak mentah di pasar sebelumnya mendapat tambahan pasokan dari pelepasan cadangan strategis.

International Energy Agency melepas sekitar 400 juta barel minyak ke pasar. Sementara Amerika Serikat juga menggelontorkan sekitar 175 juta barel dari cadangan minyaknya.

“Tambahan pasokan dari cadangan strategis sebenarnya bertujuan menahan lonjakan harga minyak. Namun ketegangan geopolitik yang masih berlangsung membuat harga minyak tetap bergerak naik,” ujar Gunawan, Kamis 12 Maret 2026.

Pada perdagangan pagi ini, harga minyak mentah jenis Brent ditransaksikan di kisaran 98 dolar AS per barel, dan nyaris menyentuh level 100 dolar AS per barel. Kenaikan harga minyak tersebut turut menyeret pelemahan pada sejumlah bursa saham di kawasan Asia.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat menguat pada sesi pembukaan di level 7.398. Namun pergerakan tersebut tidak bertahan lama, dan kembali terkoreksi mengikuti mayoritas bursa di Asia yang bergerak di zona merah.

Di sisi lain, nilai tukar rupiah turut mengalami pelemahan dan diperdagangkan di kisaran Rp16.880 per dolar AS. Sementara itu, harga emas dunia tercatat turun ke level 5.175 dolar AS per ons troy atau sekitar Rp2,82 juta per gram.

Gunawan menilai pergerakan harga komoditas energi berpotensi memicu kembali kekhawatiran terhadap tekanan inflasi global. Kondisi tersebut dapat direspons oleh bank sentral, dengan mempertahankan suku bunga acuan pada level tinggi, sehingga berpotensi menahan kenaikan harga emas.

Meski demikian, emas dinilai masih memiliki fundamental yang cukup kuat untuk tetap menguat dalam jangka panjang. Terutama karena sejumlah bank sentral di berbagai negara masih melakukan akumulasi emas di tengah ketidakpastian global akibat konflik geopolitik.

Rekomendasi Berita