Wali Kota Medan Sampaikan LKPJ 2025, IPM dan Pertumbuhan Ekonomi Meningkat

  • 09 Mar 2026 22:54 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, di gedung DPRD Kota Medan, Senin 9 maret 2026. Laporan tersebut berisi capaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2025.

Rico menjelaskan penyusunan LKPJ mengacu pada Peraturan Daerah Kota Medan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2025–2029. Selain itu, penyampaian laporan juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 yang mewajibkan kepala daerah melaporkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan kepada DPRD.

Rico menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, partai politik, pemangku kepentingan pembangunan, serta seluruh aparatur pemerintah yang telah mendukung pelaksanaan agenda pembangunan selama tahun 2025.

“Kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh stakeholder menjadi kunci dalam menjalankan agenda strategis pembangunan Kota Medan,” ujar Rico.

Ia juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan Kota Medan yang menunjukkan perkembangan positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2025 tercatat sebesar 83,74 poin, meningkat 0,51 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi Kota Medan pada tahun 2025 mencapai 5,10 persen atau naik 0,03 persen dibandingkan 2024. Tingkat kemiskinan juga mengalami penurunan menjadi 7,25 persen atau berkurang 0,69 persen dari tahun sebelumnya.

Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka pada tahun 2025 tercatat sebesar 7,99 persen, turun 0,14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Adapun rasio gini atau tingkat ketimpangan pendapatan berada pada angka 0,3620.

Rico turut menyampaikan realisasi pengelolaan keuangan daerah Kota Medan sepanjang tahun 2025. Pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp6,32 triliun atau sekitar 90,79 persen dari target Rp6,96 triliun.

Pendapatan tersebut berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp3,09 triliun, pendapatan transfer Rp3,13 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp100 miliar.

Sementara itu, realisasi belanja daerah tercatat Rp5,83 triliun atau 82,56 persen dari target Rp7,07 triliun. Belanja tersebut meliputi belanja operasi, belanja modal, serta belanja tidak terduga.

Rico juga memaparkan berbagai capaian pembangunan yang dijalankan melalui tujuh misi utama pembangunan daerah. Di antaranya penguatan kota berbasis budaya multikultural dengan keberadaan 93 objek cagar budaya, pembangunan infrastruktur melalui rehabilitasi jalan sepanjang 195 kilometer, serta program zero lampu padam yang telah membuat sekitar 90 persen lampu jalan dalam kondisi menyala.

Peningkatan pelayanan publik juga terlihat dari capaian Indeks Pelayanan Publik yang memperoleh nilai A (4,54) serta Indeks Inovasi Daerah sebesar 58,16, melampaui target yang telah ditetapkan. Pada sektor ekonomi, nilai investasi di Kota Medan tercatat mencapai Rp14,59 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Program ketenagakerjaan yang dijalankan pemerintah kota juga mampu membuka puluhan ribu lapangan kerja baru, melalui berbagai kegiatan, termasuk career expo. Berbagai capaian tersebut turut diiringi sejumlah penghargaan yang diraih Pemerintah Kota Medan. Di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan selama lima tahun berturut-turut, UHC Awards 2025 kategori Madya, Innovative Government Award 2025, serta predikat pelayanan publik tanpa maladministrasi terbaik di Sumatra Utara.

Selain itu, Kota Medan juga mendapatkan status kinerja tinggi dengan menempati peringkat lima kota terbaik secara nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri. Lebih lanjut, Rico berharap DPRD dapat memberikan masukan dan rekomendasi strategis guna meningkatkan kinerja pemerintah daerah di masa mendatang.

“Masukan dan rekomendasi dari DPRD akan menjadi catatan penting bagi Pemerintah Kota Medan untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja pembangunan di masa mendatang,” ucapnya.

Rekomendasi Berita