Ekspor Sumut Agustus 2026 Naik 4,02 Persen

  • 03 Okt 2026 12:21 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Nilai ekspor Sumatera Utara pada Agustus 2026 mencapai 1.236,81 juta Dolar AS, meningkat 4,02 persen dibandingkan Agustus 2025. Secara kumulatif Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor mencapai 9.169,97 juta Dolar AS atau meningkat 11,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Bagian Umum BPS Sumatera Utara, Dadan Supriadi, mengatakan peningkatan tersebut tercermin dari nilai ekspor Sumatera Utara yang mencapai lebih dari 1,2 juta Dolar AS pada Agustus 2026.

“Pada Agustus 2026, nilai ekspor Sumatera Utara mencapai 1.236,81 juta Dolar AS. Jika dibandingkan dengan Agustus 2025, nilai ekspor meningkat sebesar 4,02 persen," ujar Dadan, Jumat 2 Oktober 2026.

Ekspor Sumatera Utara pada Januari hingga Agustus 2026 didominasi lemak dan minyak hewani atau nabati (HS15) dengan kontribusi 39,31 persen. Produk kimia lainnya (HS38) berada di posisi berikutnya dengan kontribusi 16,28 persen.

“Kalau kita lihat secara terbesar, ekspor pada periode tersebut adalah didominasi oleh HS15, yaitu lemak dan minyak hewani atau nabati yaitu sebesar 39,31 persen. Selanjutnya diikuti oleh berbagai produk kimia lainnya atau yang kita sebut dengan HS38, yaitu sebesar 16,28 persen," ucap Dadan.

Dadan menyebut, berdasarkan sektor, industri pengolahan menjadi penyumbang terbesar ekspor Sumatera Utara dengan nilai 8.563,85 juta Dolar AS dan memberikan pangsa sebesar 93,39 persen. Sementara sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat nilai ekspor 604,9 juta Dolar AS dengan kontribusi 6,60 persen.

“Pada Januari-Agustus 2026, nilai ekspor untuk sektor industri pengolahan mencapai 8.563,85 juta US Dolar atau kontribusinya mencapai 93,39 persen, sangat besar dari total nilai ekspor di Sumatera Utara," katanya.

Tiongkok menjadi negara tujuan utama ekspor Sumatera Utara pada periode Januari hingga Agustus 2026 dengan nilai 1.556,60 juta Dolar AS dengan kontribusi sebesar. 16,98 persen. Selanjutnya Amerika Serikat dengan nilai 1.265,18 juta Dolar AS, berkontribusi sesbesar 13,80 persen, serta India sebesar 675,62 juta Dolar AS, berkontribusi sebesar 7,37 persen.

“Kontribusi dari tiga negara utama tersebut mencapai sebesar 38,15 persen dari total ekspor di Sumatera Utara," ucap Dadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....