Gangguan Distribusi Air Bersih Dampak Blackout Sumatera
- 24 Mei 2026 13:11 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- Pemadaman listrik total (blackout) yang melanda hampir seluruh Pulau Sumatera sejak Jumat (22/5/2026), termasuk Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang hingga Lampung, berdampak serius pada layanan distribusi air bersih. Blackout yang berlangsung hingga 12 jam tersebut menyebabkan aliran air terganggu di berbagai wilayah.
Direktur Utama Perumda Tirtanadi, Ardian Surbakti, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga distribusi air tetap berjalan normal meski sistem mengalami guncangan akibat pemadaman panjang tersebut.
"Kami tetap berupaya agar distribusi air bersih tetap berjalan normal," ujar Ardian Surbakti, Minggu (24/5/2026) melalui sambungan telepon.
Menurut Ardian, blackout menyebabkan turbulensi pada aliran air di dalam pipa, sehingga air sempat menjadi keruh saat listrik kembali menyala. Kondisi ini terutama terjadi pada jalur pipa dari sejumlah Instalasi Pengolahan Air (IPA) seperti Sunggal, Deli Tua, Limau Manis, Hamparan Perak, Martubung, dan Mebidang.
Atas ketidaknyamanan ini, Ardian menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan.
"Kami dan para petugas di lapangan terus berjibaku agar air berjalan normal," tegasnya.
Lebih lanjut dijelaskan, pemadaman listrik tidak hanya mengacaukan aliran air, tetapi juga memaksa mesin pompa di IPAM bekerja ekstra menggunakan genset. Kondisi listrik yang hidup–mati turut mengganggu sistem kelistrikan pada pompa. Seluruh Kepala Cabang telah diinstruksikan membuka wash out (WO) guna membuang endapan air keruh akibat turbulensi.
Dari tempat terpisah, Dewan Pengawas Tirtanadi, Andi Atmoko Panggabean, menyampaikan dukungan penuh kepada manajemen dan petugas yang bekerja siang malam sejak terjadinya blackout.
Ia berharap proses pemulihan berjalan cepat dan layanan kembali normal.
"Semoga hal ini cepat pulih dan masyarakat pelanggan dapat kembali menikmati air bersih," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....