Black Out Sumbagut, Air Tirtanadi Terganggu

  • 23 Mei 2026 14:48 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan- Pemadaman listrik total (black out) yang melanda wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) sejak Jumat (22/5) malam pukul 18.44 WIB berdampak luas pada utilitas publik. Salah satu yang paling terdampak adalah operasional pasokan air bersih Perumda Tirtanadi di Kota Medan dan sekitarnya.

Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi, Lokot Parlindungan Siregar, mengonfirmasi bahwa seluruh Water Treatment Plant (WTP) atau instalasi pengolahan air milik Tirtanadi terpaksa beralih menggunakan genset agar mesin produksi dan distribusi tetap dapat beroperasi.

"Karena adanya pemadaman total aliran listrik PLN di Sumbagut, seluruh WTP kami langsung beralih menggunakan genset. Namun, daya genset yang tersedia terbatas, sehingga kami harus melakukan penyesuaian dengan menurunkan debit kapasitas produksi air," ujar Lokot kepada rri.co.id, Sabtu (23/5/2026).

Penurunan debit produksi ini mengakibatkan gangguan pelayanan langsung kepada pelanggan. Di sebagian wilayah Kota Medan dan sekitarnya, aliran air dilaporkan mengecil hingga mati total.

Berdasarkan informasi resmi kelistrikan, black out ini dipicu oleh gangguan cuaca ekstrem dan kendala teknis beruntun. Sambaran petir dilaporkan menghantam jaringan transmisi, disusul gangguan pada sisi jaringan 150 kV akibat adanya aktivitas penebangan pohon.

Lebih lanjut, gangguan pada SUTET 275 kV ruas Lubuk Linggau - Lahat memicu ketidakseimbangan pasokan daya yang fatal. Akibatnya, terjadi anjloknya tegangan (voltage swing) secara mendadak. Sistem proteksi otomatis langsung memutuskan aliran listrik secara meluas untuk melindungi pembangkit dan jaringan dari kerusakan yang lebih parah. Dampak pemadaman massal ini mencakup wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, hingga Lampung.

Mengantisipasi keluhan warga, Manajemen Perumda Tirtanadi bergerak cepat dengan menyiapkan skema bantuan darurat.

"Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan ini. Sebagai solusinya, Perumda Tirtanadi akan mendistribusikan air bersih melalui armada mobil tangki secara gratis ke lokasi-lokasi pemukiman warga yang terdampak parah," jelas Lokot.

Pihak Tirtanadi memastikan proses normalisasi pelayanan pasokan air akan dilakukan secara bertahap begitu jaringan listrik dari PLN hidup kembali dan sistem WTP dialihkan dari genset ke arus utama.

Bagi masyarakat Medan yang membutuhkan pasokan air bersih darurat melalui mobil tangki, dapat menghubungi Call Center resmi Perumda Tirtanadi di nomor 0811 601 5000.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....