Tirtanadi Respons Cepat Keluhan Air Keruh Tasbih

  • 16 Mei 2026 14:40 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID. Medan- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi bergerak cepat merespons keluhan warga Komplek Taman Setia Budi Indah (Tasbih 1), Medan, terkait kondisi air bersih yang sempat mengalir dalam keadaan keruh dan berwarna kecoklatan mirip berlumpur beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, sebuah video amatir sempat beredar di media sosial memperlihatkan air keran warga yang mengalir ke wastafel dalam kondisi kotor. Hal itu sempat memicu kekhawatiran para pelanggan di kawasan tersebut untuk menggunakan air dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari seperti mandi dan memasa pada Selasa (12/5/2026).

Menanggapi hal tersebut, Manajemen Perumda Tirtanadi langsung memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan penyebab terjadinya penurunan kualitas air sesaat itu, sekaligus memastikan bahwa penanganan di lapangan telah selesai dilakukan dengan tuntas.

Kepala Bidang Publikasi dan Komunikasi Perumda Tirtanadi, Lokot Parlindungan Siregar, menjelaskan bahwa masalah tersebut bersumber dari adanya gangguan teknis pada salah satu infrastruktur pompa distribusi utama yang mengarah ke wilayah Komplek Tasbih 1.

"Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga di Komplek Tasbih 1 atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keruhnya kondisi air tersebut dipicu oleh adanya perbaikan pada elektromotor Pompa Q4 No 13 di IPAM Sunggal yang sempat mengalami kerusakan," ujar Lokot dalam keterangannya, Sabtu (16/5.2026).

Lokot memaparkan, ketika proses perbaikan pompa selesai dan mesin mulai dioperasikan kembali untuk mendistribusikan air, muncul tekanan hidrolik mendadak di dalam jaringan perpipaan atau yang dikenal sebagai efek turbulensi. Tekanan inilah yang kemudian mengangkat sisa-sisa endapan alami di dalam pipa, sehingga air yang keluar ke bak penampungan pelanggan sempat berubah warna.

Mendapati laporan dari masyarakat, tim teknis Perumda Tirtanadi langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan lokalisir masalah dan pembersihan secara menyeluruh di sepanjang jaringan distribusi terdampak.

"Petugas lapangan kami langsung bergerak cepat melakukan pencucian jaringan pipa dengan membuka titik-titik pembuangan atau wash out. Langkah ini dilakukan guna menguras habis sisa endapan lumpur yang terangkat akibat turbulensi tersebut," tambahnya.

Pihak manajemen memastikan bahwa proses pengurasan dan normalisasi kualitas air berjalan dengan cepat dan lancar. Sejak tanggal 12 Mei lalu, aliran air bersih ke rumah-rumah pelanggan di Komplek Tasbih 1 dan sekitarnya dipastikan sudah kembali jernih, normal, dan layak digunakan seperti sediakala.

Perumda Tirtanadi juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau stabilitas tekanan dan kualitas air di wilayah Cabang Sunggal, Cabang Padang Bulan, dan sekitarnya secara berkala guna mencegah terjadinya kendala serupa di masa mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....