Kuliner Malaysia Mulai Digemari Pecinta Masakan Melayu di Medan

  • 10 Mei 2026 22:20 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Tren kuliner khas Malaysia terus berkembang di Kota Medan. Salah satu konsep yang mulai menarik perhatian pecinta makanan Melayu adalah sajian ala Banana Bro, restoran cepat saji asal Malaysia yang dikenal lewat menu nasi daun pisang khas India-Malaysia.

Konsep makanan “banana leaf rice” atau nasi daun pisang menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan muda dan pencinta kuliner lintas budaya. Hidangan ini umumnya disajikan dengan nasi putih, aneka kari, sayuran, sambal, serta lauk seperti ayam goreng rempah dan cumi sambal.

salah seorang mahasiswa asal Pematang Siantar,Bella Orchidya, sangat menimati kuliner khas asal Malaysia, nasi kandar. Baginya keberadaan Banana bro yang menyediakan menu nasi kandar bisa menjadi pengobat rasa kangen dengan kuliner negeri jiran tersebut.

"dulu pernah pertukaran mahasiswa di Malaysia selama satu semester. karena makanannya semua di sana kayakgini kan, identik dengan kari, jadi ya cocok aja. terus pas makan nasi kandar, kawan kawan kurang suka tapi pas dilidahku. jadilah sehari tiga kalipungak masalah. pas di medan aku cari di mana yang jual nasi kandar. nah ketemulah dengan banana bro,"ucap Bella saat berbincang dengan rri.co.id, Kamis, 7 Mei 2026.

Pelaku usaha kuliner di Medan menilai tren makanan ala Banana Bro’s muncul seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kuliner Malaysia yang viral di media sosial. Selain rasa rempah yang kuat, penyajian makanan menggunakan daun pisang dinilai memberi pengalaman makan yang unik dan autentik.

“Paling favorit menu di sini adalah nasi kandar, ayam masak merah, ayam rempah, dan ayam 65," kata Dasvita, pemilik Banana Bro.

Kuliner bergaya Malaysia tersebut juga dinilai cocok dengan lidah masyarakat Sumatera Utara yang terbiasa dengan makanan bercita rasa gurih dan pedas. Tidak sedikit restoran lokal mulai menghadirkan menu kari khas Melayu, teh tarik, hingga ayam goreng berempah ala Malaysia untuk menarik pelanggan.

Fenomena ini turut memperkuat posisi Medan sebagai kota dengan perkembangan wisata kuliner multikultural. Selain makanan khas Batak dan Melayu Deli, masyarakat kini semakin akrab dengan ragam cita rasa dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Dengan tingginya mobilitas wisatawan antara Malaysia dan Medan, tren kuliner negeri jiran diperkirakan masih akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....