Harga Plastik Naik, Pedagang di Medan Putar Otak
- 07 Apr 2026 21:57 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Kenaikan harga plastik sejak awal April 2026 mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di Pasar Kampung Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa 7 April 2026. Para pedagang mesti memutar otak agar kenaikan harga plastik ini tidak berdampak pada kenaikan harga penjualan.
Pedagang cabai, Agus, mengaku harus menyiasati penggunaan plastik agar tetap bisa berjualan tanpa menaikkan harga. Ia memilih mengurangi jumlah plastik yang digunakan saat membungkus belanjaan pembeli.
“Setelah belanja banyak plastiknya kita kurangi. Biasanya empat tempat, jadi diperkecil, digabung jadi satu tempat untuk mengurangi plastik,” ujarnya.
Agus menambahkan, meski penggunaan plastik dikurangi, harga jual tetap dipertahankan agar tidak memberatkan pembeli. Menurutnya, pelanggan juga mulai memahami kondisi kenaikan harga plastik tersebut.
Sementara itu, pedagang ikan, Andi, menyebut kenaikan harga plastik juga berdampak pada sistem pembayaran dengan pemasok. Ia mengaku harus menyesuaikan pengeluaran agar tetap bisa menjalankan usaha.
“Ya disiasatinya di pembayaran ke tauke saja yang dikurangi,” katanya.
Andi menambahkan, ia tidak menaikkan harga penjualan ikan kepada pelanggan. Ia tetap menggunakan plastik seperti biasa, karena tidak bisa mengurangi penggunaannya.
Harga plastik diketahui naik antara 30 hingga 50 persen, bahkan mencapai 100 persen pada jenis tertentu. Kondisi ini dipicu oleh terganggunya pasokan bahan baku dari Timur Tengah. Dampaknya, biaya produksi meningkat dan membebani para pelaku usaha kecil di pasar tradisional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....