Penguatan IKM Jadi Fokus Pengembangan Industri Sumut

  • 31 Mar 2026 21:11 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Penguatan Industri Kecil dan Menengah (IKM) berbasis potensi lokal menjadi fokus utama pengembangan sektor industri di Sumatera Utara (Sumut). Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing, sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, Dedi Jaminsyah Putra Harahap, dalam konferensi pers di Kantor Gubernur Sumut, Selasa 31 Maret 2026.

“Untuk meningkatkan potensi industri di Sumut, kita perlu memfokuskan pada penguatan IKM. Selain itu juga pengembangan kawasan industri dan hilirisasi komoditas unggulan,” ujarnya.

Dedi menjelaskan, hingga tahun 2025 terdapat 194.089 IKM yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Sektor ini juga mampu menyerap tenaga kerja hingga 399.194 orang di berbagai daerah.

Namun demikian, Dedi mengatakan IKM masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti tingginya biaya produksi dan rendahnya daya saing di pasar. Karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah.

“IKM perlu didukung dalam peningkatan proteksi, akses pembiayaan, pelatihan keterampilan, serta pendampingan manajemen dan pemasaran,” katanya.

Selain itu, Dedi menjelaskan pemanfaatan teknologi digital dinilai penting untuk membantu IKM memperluas jangkauan pasar. Produk lokal diharapkan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Pada tahun 2026, Dedi mengatakan pemerintah akan meningkatkan kapasitas IKM melalui pelatihan dan bantuan peralatan kepada 80 IKM kopi. Selain itu, akan ditumbuhkan 60 wirausaha baru di sektor kopi dan 35 di sektor kuliner.

Pihaknya juga berkolaborasi dengan Dekranasda dalam pelatihan diversifikasi produk dan promosi melalui berbagai pameran. Upaya ini diharapkan mampu mengangkat produk lokal ke kancah yang lebih luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....