Gubernur Sumut Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Sukaramai jelang Idulfitri

  • 17 Mar 2026 21:33 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, meninjau harga bahan pokok di Pasar Sukaramai, Medan, pada Selasa, 17 Maret 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Idulfitri.

Berdasarkan hasil pantauan Bobby di lapangan, sejumlah harga bahan pokok masih terpantau stabil. Harga cabai merah berada di kisaran Rp32 ribu per kilogram, cabai rawit Rp24 ribu per kilogram, bawang merah Rp32 ribu per kilogram, daging sapi Rp135 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram, serta Minyakita Rp16 ribu per liter.

“Alhamdulillah, harga tidak bergejolak begitu tinggi. Harga-harga relatif stabil,” katanya usai peninjauan.

Bobby memastikan harga sejumlah komoditas tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Menurutnya, kondisi ini menunjukkan bahwa ketersediaan bahan pokok di Sumatera Utara masih dalam keadaan aman.

Bobby menjelaskan, fluktuasi yang sempat terjadi lebih disebabkan oleh faktor distribusi, bukan karena keterbatasan stok. Pemerintah, kata dia, saat ini memfokuskan upaya pada kelancaran distribusi agar pasokan tetap terjaga di pasar.

“Kami mengindikasikan ini bukan masalah stok, melainkan distribusi. Karena itu, yang kami pantau dan perkuat adalah jalur distribusinya,” ujarnya.

Selain meninjau harga, Bobby juga melihat langsung pelaksanaan program Gerakan Pangan Murah di lokasi yang sama. Dalam program tersebut, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, seperti ayam ras beku, beras SPHP, dan Minyakita.

“Program ini kami jalankan bersama Bank Indonesia, TPID, dan pihak terkait untuk memastikan intervensi harga berjalan efektif, khususnya menjelang hari raya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, menyampaikan program Gerakan Pangan Murah (GPM) berbasis QRIS tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas harga, tetapi juga mendorong peningkatan penggunaan transaksi digital di masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....