Kemendag Dorong UMKM Tembus Pasar Global

  • 28 Feb 2026 09:44 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tebing Tinggi – Kementerian Perdagangan menginisiasi program UMKM Berani Inovasi Siap Adaptasi (BISA) Ekspor. Program ini sebagai langkah strategis memperluas akses UMKM ke pasar internasional.

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menjelaskan program tersebut dirancang untuk menjawab tantangan utama UMKM dalam menembus pasar global, yakni keterbatasan akses terhadap pembeli mancanegara. Hal ini disampaikan oleh Budi Santoso, setelah melepas ekspor sembilan ton keripik pisang kepok merek Archila ke Malaysia, di Tebing Tinggi, Jumat 27 Februari 2026.

“Kami memfasilitasi UMKM melalui business matching dengan perwakilan perdagangan RI di luar negeri,” ujarnya. “Pada 2025, kami telah memfasilitasi sekitar 1.200 UMKM dengan total transaksi mencapai USD134,8 juta atau sekitar Rp2,2 triliun. Sebanyak 70 persen di antaranya merupakan UMKM yang belum pernah ekspor".

Selain itu, Kemendag juga menjalankan program Desa Bisa Ekspor untuk membina desa-desa berpotensi ekspor melalui pelatihan, pengemasan produk, hingga fasilitasi promosi.

Wakil Gubernur Sumatra Utara, Surya, menyampaikan sektor pertanian, khususnya subsektor hortikultura dan perkebunan, masih menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Pelepasan ekspor kali ini tidak sekadar mengirimkan barang ke luar negeri, tetapi juga mencerminkan komitmen dalam menjaga kualitas, kontinuitas produksi, standar mutu, serta kepercayaan mitra dagang,” kata Surya.

Sementara itu, Wali Kota Tebing Tinggi, Iman Irdian Saragih, berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar UMKM di Kota Tebing Tinggi semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar global.

“Kami berharap kunjungan kerja ini semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga UMKM dapat terus naik kelas dan berjaya di pasar global,” ujar Iman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....