SPJM Catat 19 Juta Jam tanpa Fatalitas
- 22 Feb 2026 05:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan- PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) Grup mencatat capaian 19.347.232 jam pelayanan kerja dengan status zero fatality sepanjang periode 2025. Prestasi ini menegaskan komitmen perusahaan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh wilayah operasional.
SPJM merupakan subholding dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging, dan Shipyard (MEPS). Sebagai perusahaan yang beroperasi di industri berisiko tinggi, capaian nihil fatalitas menjadi indikator penting keberhasilan implementasi budaya keselamatan kerja secara konsisten.
Atas pencapaian tersebut, SPJM menerima penghargaan dari holding PT Pelabuhan Indonesia (Persero). Penghargaan diserahkan oleh Group Head K3 dan Sistem Manajemen PT Pelindo dalam forum keselamatan (Safety Forum) yang dihadiri perwakilan entitas Pelindo Grup.
SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, mengatakan capaian tersebut bukan sekadar angka, melainkan wujud upaya berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan sekaligus konsistensi penerapan K3L di seluruh lini organisasi.
“Capaian ini bukan sekadar angka, namun menjadi wujud komitmen kami dalam perbaikan layanan dan konsistensi penerapan K3L oleh seluruh insan SPJM Grup. Kami ingin memastikan K3 tidak hanya menjadi awareness, tetapi benar-benar menjadi budaya dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada pengguna jasa,” ujarnya lewat keterangan rilis yang diterima rri.co.id pada Sabtu (21/2/2026).
Menurutnya, keberhasilan meraih zero fatality merupakan hasil penguatan berbagai program K3 yang dijalankan secara sistematis. Upaya tersebut meliputi peningkatan safety awareness bagi pekerja dan mitra eksternal, komitmen manajemen melalui agenda rutin management walkthrough, peningkatan kompetensi SDM, serta pemenuhan sarana dan prasarana K3.
Selain itu, SPJM juga mengoptimalkan kesiapsiagaan darurat melalui pelatihan basic life support dan safety drill. Pengendalian risiko diperkuat melalui penyusunan risk register seperti Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR) serta Hazard Risk Assessment (HRA) di seluruh unit kerja.
Tubagus Patrick menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan SPJM untuk terus disiplin dalam menjalankan standar K3L.
“Keselamatan bukan sekadar program, melainkan komitmen bersama untuk memastikan setiap insan perusahaan bekerja dengan aman dan pulang dengan selamat,” katanya.
Dengan capaian 19 juta jam kerja tanpa fatalitas ini, SPJM menegaskan komitmennya dalam membangun lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif, sekaligus mendukung operasional pelabuhan nasional yang andal dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....