Harga Ayam Naik, Warga Kurangi Konsumsi Jelang Ramadan

  • 18 Feb 2026 23:12 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Kenaikan harga ayam hingga menyentuh Rp50.000 per kilogram di Pasar Sei Sikambing mulai berdampak pada pola belanja masyarakat. Sejumlah warga mengaku harus memutar otak untuk menyiasati kebutuhan dapur agar tetap terpenuhi.

Salah seorang pembeli, Runi, mengatakan harga ayam saat ini terasa semakin memberatkan. Ia menilai hampir seluruh bahan pangan mengalami kenaikan dalam waktu bersamaan.

“Semua naik. Ayam naik, daging naik, ikan pun naik. Cukup mencekik leher ya,” keluhnya saat diwawncarai pada Rabu 18 Februari 2026.

Menurut Runi, kondisi tersebut membuatnya terpaksa mengurangi pembelian ayam untuk konsumsi keluarga. Ia tidak lagi membeli dalam jumlah besar seperti biasanya karena harus menyesuaikan anggaran belanja harian.

Sebagai alternatif, Runi memilih membeli ayam siap saji yang sedang menawarkan promo harga lebih terjangkau. Selain itu, ia juga mengganti lauk dengan telur atau bahan lain yang dinilai lebih ekonomis.

“Jadinya beli ayam siap saji yang ada promo. Kadang diganti telur juga,” ujarnya.

Tidak hanya ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil juga merasakan dampaknya. Para pedagang menyebut sejumlah pembeli, termasuk penjual bakso dan usaha kuliner berbahan dasar ayam, mulai mengurangi jumlah pembelian untuk menekan biaya produksi.

"Kalau itu pasti, karena ayam lagi mahal. Pasti kayak tukang-tukang bakso ini bahan dasarnya kan ayam, pasti dikurangi untuk nutupin harga mahal itu," ujar pedagang ayam, Ijal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....