Sumut Surplus Cabai, Bawang Masih Defisit
- 14 Feb 2026 21:10 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan ketersediaan cabai merah dan bawang merah menjelang Ramadan dan Idulfitri tetap terjaga. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat, 13 Februari 2026.
Pelaksana Kepala Bidang Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Sumut, Mugiono, menjelaskan produksi cabai merah daerah masih tergolong surplus sepanjang tahun berjalan. Berdasarkan data, kebutuhan sekitar 121.000 ton dengan produksi mencapai 256.000 ton sehingga pasokan dinilai aman.
“Artinya kita masih surplus sekitar 134.000 ton untuk cabai merah dan kondisinya aman,” ujar Mugiono. "Sedangkan pada Desember dan Januari produksi bulanan mencapai 19.000 ton dengan kebutuhan kita hanya sekitar 10.000 ton."
Namun berbeda dengan cabai, komoditas bawang merah masih mengalami kekurangan pasokan di tingkat daerah. Pada Desember produksi sekitar 2.000 ton sedangkan kebutuhan mencapai 4.000 ton sehingga terjadi defisit cukup besar.
“Untuk bawang merah kita masih kekurangan sehingga perlu dukungan pasokan dari luar daerah,” kata Mugiono.
Ia memastikan koordinasi distribusi terus dilakukan agar harga tetap stabil selama Ramadan dan Idulfitri.
Sementara, Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Sumut, Yosi Sukmono, menyampaikan harga sejumlah komoditas mulai menunjukkan tren kenaikan. Namun secara umum, harga cabai merah di Sumatera Utara masih berada di bawah rata-rata nasional.
Ia menjelaskan harga acuan cabai merah keriting sebesar Rp55.000 per kilogram sesuai ketentuan pemerintah pusat. Saat ini rata-rata harga di Sumatera Utara sekitar Rp38.900 per kilogram, lebih rendah dibanding harga nasional Rp42.000 per kilogram.
“Ini sudah menunjukkan tren yang patut kita waspadai supaya tidak makin naik terus. Pemerintah provinsi akan memperkuat pengawasan, menambah stok bila diperlukan, serta memperbaiki distribusi bersama Bulog dan Satgas Pangan," ujar Yosi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....