Mulai Maret 2026, Proyek Pembangunan Jalan Sipiongot Dilanjutkan

  • 29 Jan 2026 12:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatra Utara (Sumut) tahun ini melanjutkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta). Proyek pembangunan akan direalisasikan pada Maret mendatang.

“Kita targetkan pembangunan jalan di kawasan Sipiongot akan dimulai pada Maret 2026. Mudah-mudahan sudah bisa kita realisasikan segera,” ujar Kabid Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Harry Rizal Hasibuan, dalam konferensi pers di kantor Gubernur Sumut, Rabu 28 Januari 2026.

Ia menjelaskan, proyek pembangunan jalan Sipongot ini telah masuk dalam program strategis daerah. Adapun kawasan yang akan dibangun dari Sipiongot- batas Labuhanbatu sepanjang 16 Km dengan anggaran Rp96 miliar, Sipiongot batas Tapanuli Selatan 12 Km dengan anggaran Rp72 miliar dan Hutaimbaru- Sipiongot Paluta 11,8 Km dengan anggaran Rp70,8 miliar.

Realisasi pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini sudah berpuluh tahun dinantikan oleh masyarakat setempat. Karena selama ini akses jalan banyak yang rusak berat, berlumpur saat hujan dan sulit dilalui transportasi.

“Kawasan Sipiongot ini dulu masih menjadi daerah yang tertinggal. Bahkan kalau bisa kita katakan di tahun 80-90 an, transportasi di kawasan Sipiongot ini harus dilalui dengan naik kuda,” ujar Harry.

Kondisi inilah yang membuat Pemerintah Provinsi Sumut di bawah kepemimpinan Gubernur Sumut, Bobby Nasution berkomitmen untuk melanjutkan proyek tersebut. Proyek pembangunan jalan kawasan Sipiongot ini sempat terhenti di tahun 2025, karena adanya proses hukum.

Proyek pembangunan jalan ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat, karena puluhan tahun kawasan ini tidak tersentuh pembangunan. Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah (menghubungkan Paluta, Tapsel, dan Labuhanbatu), pembangunan kawasan ini juga memperlancar akses perekonomian warga yang sempat terisolir.

“Proyek ini tentu dapat mewujudkan pemerataan pembangunan di wilayah yang selama ini terpencil dan tertinggal,” kata Harry.

Proyek pembangunan Jalan Sipiongot ini diharapkan memudahkan akses masyarakat ke pusat-pusat layanan, seperti kesehatan dan pendidikan di kecamatan Dolok. Karena pembangunan jalan membuka akses konektivitas Sipiongot ke tiga wilayah (Labuhanbatu-Tapsel-Paluta).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....