Puskesmas Mandrehe Naik Kelas, Layanan Rawat Inap dan Dokter Spesialis Diperkuat

  • 16 Jul 2026 21:37 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Nias Barat – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyiapkan peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, agar mampu memberikan layanan kesehatan yang lebih lengkap bagi masyarakat. Penguatan fasilitas, layanan rawat inap, hingga ketersediaan tenaga kesehatan dilakukan untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap rumah sakit yang berjarak cukup jauh.

Saat meninjau Puskesmas Mandrehe, Kamis 16 Juli 2026, Bobby Nasution meninjau rencana pengembangan sarana dan prasarana. Mulai dari penambahan kamar, layanan rawat inap, hingga kebutuhan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan. Puskesmas tersebut menjadi fasilitas kesehatan terdekat bagi masyarakat Kecamatan Mandrehe.

"Kalau ke RSUD itu bisa sampai dua jam perjalanan. Jadi kita bangun di sini untuk rawat inap dan juga menambah tempat tidur, sehingga bisa melayani lebih banyak pasien," ujar Bobby Nasution, didampingi Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu.

Menurut Bobby Nasution, peningkatan kapasitas Puskesmas Mandrehe menjadi langkah lanjutan setelah pemerintah membangun rumah sakit di Kepulauan Nias. Namun, masyarakat yang tinggal jauh dari ibu kota kabupaten juga membutuhkan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan layanan rawat inap.

Sementara untuk dokter spesialis juga akan disiapkan. Pemprov Sumut sudah membuat perjanjian bahwa dokter dari RSUD harus dirotasi untuk mengisi kebutuhan dokter di puskesmas.

"Termasuk kerja sama dengan USU dan UGM, di mana dokter residen (dokter umum yang menempuh pendidikan spesialis) mereka intensif ada di sini (Kepulauan Nias), jadi bisa saling rotasi," kata Bobby Nasution.

Bobby menegaskan, Puskesmas Mandrehe nantinya memiliki kemampuan memberikan berbagai tindakan medis. Seperti layanan penyakit dalam, persalinan, kesehatan anak, anestesi, dan layanan lainnya.

"Begitu juga untuk pembangunan ini, bukan hanya dari provinsi (Pemprov) saja. Tetapi dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan menyediakan alat kesehatan (alkes), seperti pemeriksaan kehamilan 4D dan untuk tindakan lainnya tanpa harus ke RS," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Mandrehe, Karsa, mengaku terharu dan bangga atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumut terhadap pelayanan kesehatan di wilayahnya. Selama ini, sekitar 23 ribu warga Kecamatan Mandrehe bergantung pada Puskesmas tersebut untuk mendapatkan layanan kesehatan.

"Sekitar 20 persen-30 persen pasien kita harus dirujuk ke RSUD, dan jaraknya cukup jauh. Dengan peningkatan kapasitas ini nantinya, maka tindakan medis bisa kita lakukan di sini, termasuk jumlah pasien yang bisa kita tampung untuk rawat inap. Maka itu kami sangat senang atas perhatian Pak Gubernur kepada masyarakat di sini," ujar Karsa.

Usai meninjau Puskesmas Mandrehe, Bobby Nasution beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke Kantor Bupati Nias Barat di Kecamatan Lahomi untuk bersilaturahmi dengan masyarakat. Setelah itu, rombongan bertolak menuju Kabupaten Nias Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....