Pemprov Sumut Benahi Infrastruktur Kepulauan Nias
- 09 Nov 2025 11:13 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution bergerak cepat (gercep) membenahi infrastruktur di Kepulauan Nias. Sejumlah proyek strategis terus dikebut melalui Program Infrastruktur Strategis Terintegrasi (Instansi), dengan progres pembangunan yang berjalan lancar.
Saat ini, berbagai proyek peningkatan dan pembangunan infrastruktur penting tengah berlangsung di Kepulauan Nias. Di antaranya, Jembatan Idano Noyo dengan realisasi 72 persen.
Kemudian, peningkatan struktur jalan provinsi ruas Gunungsitoli–Afia (39,9 persen), Afia–Tuhemberua (51,3 persen), Miga–Lolowua (40,5 persen), Lolowua–Dola (41,8 persen), Dola–Duria (23,3 persen), dan Hilimbuasi–Mandrehe (25,1 persen). Selain itu, juga dilakukan pembangunan Box Culvert di Kota Gunungsitoli dengan progres 25,1 persen.
“Kita harapkan pembangunan ini terus lancar agar segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kepulauan Nias,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Hendra Dermawan Siregar, Jumat (7/11/2025).
Hendra menjelaskan, Jembatan Idano Noyo merupakan salah satu proyek strategis karena menjadi akses utama menuju Nias Barat. Sejak putus total pada Maret 2025 lalu, mobilitas masyarakat, termasuk pengangkutan bahan pokok sempat terganggu.
“Pembangunan jembatan ini kita kebut, karena sangat vital bagi konektivitas antarwilayah,” kata Hendra.
Jembatan Idano Noyo dibangun tanpa pilar di tengah dengan sistem abutment penuh, memiliki panjang 95 meter dan lebar 9 meter (7 meter badan jalan, 1 meter trotoar di setiap sisi). Proyek senilai Rp46,7 miliar ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
“Saat ini realisasi pembangunan sudah mencapai 72 persen. Kita optimistis segera selesai,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....