Samosir Sambut Pelari dari 27 Negara di TOTK
- 28 Okt 2025 22:15 WIB
- Medan
KBRN, Medan: Bupati Samosir Vandiko T. Gultom bersama Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk menyambut kehadiran pelari dari 27 negara dalam acara Welcome DinnerTrail of The Kings (TOTK) di Labersa Samosir Hotel, Kamis (16/10/2025). Acara ini menjadi pembuka ajang lari lintas alam internasional yang pertama kali digelar di Indonesia.
Turut hadir Sekdaprov Sumatera Utara Togap Simangunsong, Direktur Pemasaran Pariwisata BODT Wahyu Dito Galih Indharto, Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan, Regional Director en het of trail Running UTMB Tanya Ann Carol, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda Samosir.
“Selamat datang di Samosir, negeri indah kepingan surga, jantung Danau Toba, tanah yang diberkahi dengan keindahan alam, budaya luhur, dan kehangatan warganya,” ujar Ariston.
Menurutnya, TOTK menjadi tonggak penting bagi Samosir untuk menunjukkan keindahan alam yang menantang sekaligus kesiapan menjadi tuan rumah ajang berskala dunia.
“Trail of The Kings oleh UTMB semakin menguatkan posisi Samosir sebagai destinasi olahraga internasional, petualangan, dan ekowisata,” katanya.
Ariston juga mengajak seluruh peserta untuk memperkenalkan keindahan Danau Toba kepada dunia. Ia berharap kehadiran para pelari dari berbagai negara membawa pesan persahabatan dan pengalaman tak terlupakan di Samosir.
Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menambahkan, Pemkab Samosir telah melakukan berbagai persiapan sejak ditetapkan sebagai tuan rumah, termasuk berkolaborasi dengan Pemprov Sumut dan pihak terkait.
“Sebagai tuan rumah, kami menyiapkan berbagai side event untuk membangkitkan ekonomi kerakyatan melalui pameran UMKM,” ujar Vandiko.
Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong, yang hadir mewakili Gubernur Sumut, menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya Sumatera Utara sebagai tuan rumah TOTK. Menurutnya, ajang ini merupakan bentuk pengakuan dunia terhadap keindahan alam dan budaya Danau Toba.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tapi juga perjalanan spiritual yang menguji ketangguhan para pelari melewati hutan pinus dan situs budaya. TOTK adalah wujud nyata sport tourism yang memberi dampak positif bagi UMKM, homestay, dan kuliner lokal,” ujar Togap.
Ia menegaskan, TOTK sejalan dengan komitmen menjaga pembangunan berkelanjutan dan status green card UNESCO.
“Event ini hasil kolaborasi antara pemerintah, swasta, komunitas, masyarakat, dan media. Mari jadikan momentum ini untuk memperkuat pariwisata dan ekonomi hijau,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....