Pemko Medan Dorong Anak Muda Aktif Berkarya lewat Seni dan Ambil Peran Bangun Kota

  • 31 Agt 2026 07:43 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kota Medan mendorong seniman dan generasi muda untuk terus berkarya serta mengambil bagian dalam pembangunan Kota Medan. Dorongan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Medan, M. Oddi Batubara, saat membuka Festival Medan Merdeka di Rumah Budaya Tangga, Jalan Letjen Suprapto Medan, Sabtu 29 Agustus 2026.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan Rico Waas, yang disampaikan Oddi Batubara, Rico mengapresiasi pelaksanaan Festival Medan Merdeka yang dinilai tidak sekadar menjadi ajang pameran dan pertunjukan Menurutnya, festival tersebut juga menjadi ruang pertemuan bagi seniman, pelaku kreatif, akademisi, jurnalis, dan masyarakat untuk bertukar gagasan sekaligus menunjukkan karya.

“Festival ini bukan hanya menjadi ajang pameran dan pertunjukan, tetapi juga menjadi ruang bagi para seniman, pelaku kreatif, akademisi, jurnalis, dan masyarakat untuk bertemu, bertukar gagasan, serta menunjukkan karya,” ujar Oddi.

Rico mengatakan, tema “Medan Merdeka” memiliki makna yang luas. Kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan momentum sejarah, tetapi juga keberanian untuk berpikir, menyampaikan gagasan, dan menghadirkan sesuatu yang baru melalui karya.

Ia menilai kebebasan berpikir menjadi bagian penting dalam melahirkan gagasan dan kreativitas. Melalui karya tersebut, masyarakat dapat melihat Kota Medan dari berbagai sudut pandang yang selama ini mungkin belum banyak diperhatikan.

“Dari kebebasan berpikir lahir gagasan dan karya. Dari keduanya, kita dapat melihat sebuah kota melalui sudut pandang yang mungkin selama ini tidak kita perhatikan,” ucapnya.

Ia menyebut Kota Medan memiliki kekayaan budaya yang masih dapat terus digali dan diwujudkan dalam berbagai bentuk karya. Karena itu, Festival Medan Merdeka diharapkan dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berekspresi sekaligus memperkuat ekosistem seni dan kreativitas di Kota Medan.

Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu menghasilkan karya dan menyampaikan gagasan sesuai bidang yang ditekuni.

“Jangan takut untuk berkarya dan ragu untuk menyampaikan gagasan. Teruslah mengambil bagian dalam membangun Kota Medan melalui bidang yang kita tekuni masing-masing,” katanya.

Rico menegaskan, pembangunan kota tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik. Pertumbuhan gagasan, kreativitas, seni, dan kebudayaan juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter serta identitas Kota Medan.

Sementara itu, Ketua PWPM Kota Medan, Edison Ginting, mengatakan pihaknya turut berpartisipasi dalam festival tersebut melalui bazar UMKM setelah mendapat undangan dari pengurus FJPI.

“PWPM diminta untuk mengisi bazar dalam kegiatan ini, sehingga bidang UMKM yang diketuai Budi Lubis mengambil peran. Alhamdulillah, aneka makanan ringan yang kami jajakan habis terjual di hari pembukaan ini,” kata Edison.

Edison berharap Festival Medan Merdeka yang dirangkai dengan pameran foto dan bazar dapat memperkuat kolaborasi antara berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi insan seni, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, jurnalis, dan masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi karya dan gagasan kreatif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....