Etnomusikologi, Jurusan yang Mendalami Kekayaan Musik Tradisional

  • 30 Agt 2026 12:47 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Musik tradisional Indonesia yang berasal dari beragam suku dan daerah menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa Etnomusikologi. Jurusan ini tidak hanya membahas musik secara teori, tetapi juga mengajak mahasiswa mengenal berbagai alat musik dan budaya dari sejumlah wilayah di Indonesia.

Mahasiswa Etnomusikologi Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Julia Kristianty Rajaguguk mengatakan, jurusan ini mempelajari musik tradisional dari berbagai daerah, mulai dari Batak, Jawa, Sunda, Minang, Kalimantan, hingga Bali. Pembelajaran tersebut dilakukan melalui teori sekaligus praktik yang diberikan secara bertahap setiap semester.

“Jadi kayak di Indonesia ini kan ada beberapa macam suku dan budaya. Nah itu tuh kita pelajari semua, mulai dari alat-alat musik kayak Sumatera, dari Batak, terus Jawa, terus budaya Minang, pokoknya semua kita pelajari,” ujar Julia.

Salah satu contoh pembelajaran praktik terdapat pada mata kuliah Karawitan Yogyakarta dan Karawitan Sunda yang dipelajari pada semester awal. Mahasiswa tidak hanya mengenal bentuk alat musik gamelan, tetapi juga mempelajari cara memainkan serta memahami notasi musiknya.

Menurut Julia, seluruh aspek tersebut menjadi bagian yang harus dipahami mahasiswa Etnomusikologi.

“Itu difokuskan semua, jadi mulai-mulai dari alat-alat musik dari Sunda itu gitu,” katanya.

Keberagaman materi tersebut membuat Etnomusikologi menjadi salah satu bidang yang mempertemukan pengetahuan musik dengan kekayaan budaya Indonesia. Mahasiswa pun tidak hanya dituntut mampu memainkan alat musik, tetapi juga memahami latar budaya dan sistem musik yang menyertainya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....