Lake Toba Traditional Music Festival, Buka Peluang Musisi Tradisi Tembus Global
- 28 Agt 2026 09:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Lima grup musik asal Sumatera Utara mendapat kesempatan memperkenalkan karya mereka kepada pelaku industri musik dari sejumlah negara melalui Music Mart dalam rangkaian Lake Toba Traditional Music Festival 6.0.
Hal tersebut disampaikan Direktur Lake Toba Traditional Music Festival 6.0, Ramanta A. Sinulingga, dalam Obrolan Budaya Sumatera Utara bertajuk "Menembus Pasar Global: World Music, Tradisi, dan Peluang Music Mart di Sumatera Utara" pada Kamis, 27 Agustus 2026.
Ramanta mengatakan music mart dirancang sebagai ruang pertemuan antara musisi dengan pelaku industri musik, baik dari dalam maupun luar negeri.
Menurutnya, pada pelaksanaan tahun ini penampil yang hadir berasal dari Korea, Singapura, dan Malaysia. Selain itu, akan tampil 10 grup musik se-Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung. Dari Sumatera Utara sendiri, terdapat lima grup world music yang akan memperkenalkan karya mereka.
“Dari Sumatera ada lima grup yang kemudian coba kita angkat, kemudian bisa dilihat oleh para delegasi,” ujar Ramanta.
Ia menjelaskan, kesempatan tersebut diberikan melalui sejumlah kegiatan, salah satunya speed meeting atau pitching music. Dalam sesi ini, para musisi dapat bertemu langsung dengan sembilan delegasi untuk memperkenalkan kelompok dan karya mereka.
Ramanta berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat membuka peluang kerja sama bagi musisi Sumatera Utara, termasuk kesempatan tampil dalam festival musik di negara para delegasi.
“Syukur-syukur mereka tertarik, akan dibawa ke festival mereka di negara mereka. Di pasar global, itu sudah target kita nantinya,” katanya.
Selain speed meeting, Music Mart juga menghadirkan masterclass dan showcase. Melalui masterclass, para musisi dapat memperoleh pengetahuan mengenai perkembangan world music, pasar musik, serta festival yang dapat menjadi ruang pengembangan karier.
Sementara melalui showcase, para musisi berkesempatan menampilkan karya mereka secara langsung di hadapan para delegasi.
Selain grup musik dari berbagai daerah, gelaran tersebut juga akan menghadirkan Viky Sianipar, Novia Situmeang, dan Siantar Rap Foundation sebagai penguatan world music dalam rangkaian acara.
Ramanta menilai kesempatan memperkenalkan musik Sumatera Utara kepada jaringan internasional menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem musik tradisi yang lebih luas.
Lake Toba Traditional Music Festival 6.0 dijadwalkan berlangsung pada 5–6 September 2026 di kawasan Kaldera, Kabupaten Toba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....