Hutama Karya Raih Rekor MURI Berkat Galeri Budaya di Tol Kutepat
- 15 Agt 2026 14:31 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Jakarta – PT Hutama Karya (Persero) melalui anak usahanya, PT Hutama Marga Waskita (Hamawas), meraih penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai Tempat Istirahat dan Pelayanan Jalan Tol Pertama yang Memiliki Galeri Budaya.
Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi Hamawas dalam menghadirkan Galeri Budaya di Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) KM 99 Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat). Penghargaan diterima di Gedung Jaya Suprana, Jakarta, pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jalan tol.
“Kami sangat berterima kasih kepada MURI yang telah memberikan penghargaan ini, sehingga Hutama Karya mendapatkan pengakuan atas hasil kinerja selama ini. Kami yakin pencapaian ini terjadi karena adanya sinergi dan kerja sama antarsemua pihak,” ujarnya.
Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin, mengatakan kehadiran Galeri Budaya merupakan upaya menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat yang menggunakan jalan tol. Menurutnya, tempat istirahat tidak hanya perlu memberikan kenyamanan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan kekayaan budaya daerah.
“Kami ingin Tempat Istirahat dan Pelayanan di KM 99 tidak hanya menjadi ruang bagi pengguna jalan untuk berhenti dan beristirahat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenal, menikmati, dan membawa pulang cerita tentang kekayaan suku dan budaya Sumatera,” katanya.
Anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Unsur Masyarakat, Tulus Abadi, mengapresiasi inovasi tersebut. Ia menilai Galeri Budaya dapat menjadi contoh bagi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lainnya dalam menghadirkan pelayanan yang mengangkat potensi lokal.
Menurut Tulus, sentuhan budaya membuat TIP KM 99 memiliki ciri khas sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengguna jalan. Ia berharap inovasi serupa dapat dikembangkan di berbagai daerah dengan mengangkat kearifan lokal masing-masing.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....