Malam Budaya Asahan Suguhkan Pesona 14 Etnis

  • 24 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kabupaten Asahan memeriahkan malam ke-20 Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dengan menggelar Malam Budaya Asahan. Kegiatan bertema Berlayar ke Asahan di Panggung Keong PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis, 23 Juli 2026.

Berbagai pertunjukan seni dan budaya ditampilkan sebagai upaya memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, mengatakan pelestarian budaya daerah harus terus dilakukan di tengah derasnya pengaruh budaya luar. Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi pertunjukan.

"Semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, karena kami yakin hampir seribu orang lebih tidak sabar untuk melihat penampilan seni budaya Kabupaten Asahan," kata Taufik.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, saat membuka Malam Budaya Asahan bertema Berlayar ke Asahan di Panggung Keong PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: RRI/Raihan)

Sementara,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Musa Al Bakrie, mengatakan keikutsertaan Asahan di PRSU ke-50 menjadi sarana mempromosikan potensi budaya, UMKM, dan inovasi daerah. Menurutnya, seluruh penampilan melibatkan siswa-siswi SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasta se-Kabupaten Asahan.

"Pelaksanaan Pekan Raya Sumatera Utara yang ke-50 akan dimeriahkan oleh siswa-siswi jenjang SD, SMP, dan SMA negeri maupun swasta se-Kabupaten Asahan," ujar Musa.

Ia menjelaskan penampilan yang disuguhkan meliputi Tari Persembahan, Tari 14 Etnis, Senandung Asahan, Tari Gubang yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda, Tunas Bahasa Ibu, Tari Tapanuli Selatan, Tari Jawa, pertunjukan Gedruk, hingga penampilan vokal solo juara KDI 2019, Suci Aprilia Sitorus. Seluruh penampilan tersebut menjadi gambaran keberagaman budaya yang dimiliki Kabupaten Asahan.

Melalui partisipasi dalam PRSU ke-50, Pemerintah Kabupaten Asahan berharap kekayaan seni dan budaya daerah semakin dikenal masyarakat luas. Ajang ini juga menjadi wadah promosi potensi daerah serta memperkuat upaya pelestarian budaya di Sumatera Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....