Gemes 2026 Kembali Masuk KEN, Kemenpar Apresiasi Kolaborasi
- 28 Jun 2026 15:58 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Gelar Melayu Serumpun (GEMES) ke-9 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu, 27 Juni 2026. Perhelatan budaya tahunan yang berlangsung hingga 30 Juni tersebut digelar sebagai upaya melestarikan kebudayaan Melayu, sekaligus memberikan ruang bagi para seniman dan generasi muda untuk menampilkan kreativitasnya.
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana diwakili Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Arditama Nusantara Putra, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyelenggarakan Gelar Melayu Serumpun 2026. Mulai dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, panitia, seniman, budayawan, serta komunitas Melayu.
Menurutnya, penyelenggaraan Gemes menjadi ruang yang mempertemukan budaya, memperkuat identitas bangsa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
"Melalui kolaborasi yang erat, kita kembali menghadirkan sebuah ruang yang mempertemukan budaya, memperkuat identitas bangsa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.
Arditama mengatakan, terpilihnya kembali Gelar Melayu Serumpun sebagai bagian dari Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 merupakan pencapaian yang membanggakan. Tahun ini juga menjadi tahun kelima secara berturut-turut Gemes masuk dalam kalender event nasional Kementerian Pariwisata.
Ia menilai capaian tersebut mencerminkan konsistensi penyelenggara dalam menjaga kualitas acara, memperkuat narasi budaya Melayu, serta menghadirkan dampak nyata bagi pengembangan pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, Kota Medan telah tumbuh menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya yang hidup berdampingan secara harmonis. Dengan budaya Melayu sebagai salah satu akar sejarah yang membentuk identitas kawasan pesisir timur Sumatera.
"Keberagaman inilah yang menjadi kekuatan pariwisata Medan, menghadirkan pengalaman budaya yang autentik, inklusif, dan kaya akan nilai sejarah," ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap melalui perhelatan Gemes dapat menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai lokal agar tetap lestari bagi generasi mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....