Rest Area KM 99 Tol Kutepat Didorong Jadi Ruang Kreatif dan Etalase Budaya Sumut
- 20 Jun 2026 23:09 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) terus memperkuat peran Rest Area KM 99 Jalan Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat) sebagai ruang publik yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat istirahat pengguna jalan, tetapi juga menjadi wadah kreativitas komunitas, promosi budaya, dan pengembangan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan menggambar sketsa dan melukis bersama Komunitas Urban Sketchers Medan yang berlangsung di Rest Area KM 99 pada Selasa, 16 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Hamawas menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan sekaligus membuka ruang kolaborasi bagi komunitas kreatif lokal.
Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, mengatakan rest area saat ini tidak hanya berfungsi sebagai lokasi singgah, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi yang produktif dan inklusif bagi masyarakat.
“Rest Area KM 99 kami dorong menjadi lebih dari sekadar tempat singgah. Kawasan ini dapat menjadi ruang kreatif bagi komunitas, seniman, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk menampilkan potensi terbaik Sumatera Utara,” ujarnya.
Menurut Ergy, Rest Area KM 99 memiliki berbagai daya tarik seperti ornamen budaya, area UMKM, hingga Mini Galeri Budaya Sumatera Utara yang dapat dinikmati pengunjung. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadikan rest area sebagai destinasi singgah yang menarik, khususnya bagi wisatawan yang menuju kawasan Danau Toba dan sekitarnya.
Hamawas juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai komunitas kreatif untuk menghadirkan kegiatan positif yang dapat menghidupkan ruang publik sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.
Kegiatan Urban Sketchers Medan berlangsung antusias dengan melibatkan para pegiat seni yang mengabadikan berbagai sudut menarik Rest Area KM 99 melalui karya sketsa dan lukisan. Mulai dari bangunan, ornamen budaya, area publik, hingga aktivitas masyarakat menjadi objek yang dituangkan dalam karya visual.
Salah seorang anggota Urban Sketchers Medan, Egi Julianda, mengatakan Rest Area KM 99 memiliki banyak elemen visual yang menarik untuk divisualisasikan melalui sketsa.
“Rest Area KM 99 memiliki karakter yang unik karena memadukan unsur budaya, ruang publik, dan aktivitas masyarakat. Ini memberikan pengalaman berbeda bagi kami dalam berkarya,” katanya.
Egi juga mengapresiasi dukungan Hamawas yang memberikan ruang bagi hasil karya komunitas untuk dipamerkan di Mini Galeri Budaya Sumatera Utara sehingga dapat dinikmati oleh para pengguna jalan yang berkunjung.
Melalui berbagai kegiatan kolaboratif tersebut, Hamawas berharap Rest Area KM 99 dapat berkembang menjadi ruang publik yang nyaman, kreatif, dan bernilai budaya, sekaligus mendukung promosi UMKM serta pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumatera Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....