Muslim di China Tetap Menjaga Tradisi Islam Meski Minoritas

  • 16 Mei 2026 19:43 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Beijing - Wakil Ketua Pemuda Al-Washliyah Sumatera Utara, Wifa Ahmadi Khatami, mengatakan kunjungannya ke Urumqi, Kashgar, dan Beijing memberikan gambaran langsung mengenai perkembangan komunitas Muslim serta pembangunan kota di China. Menurutnya, perkembangan Kota Urumqi dalam beberapa tahun terakhir berlangsung pesat, dengan semakin banyaknya bangunan modern dan kawasan hunian baru.

"Kami melihat pembangunan kota berkembang sangat cepat. Sementara komunitas Muslim juga tetap menjalankan kehidupan keagamaan secara normal," kata Wifa, saat mengunjungi Beijing, Jumat 15 Mei 2026.

Wifa merupakan salah satu anggota Delegasi Islam wilayah kerja Konsulat Jenderal China di Medan yang tengah melakukan lawatan ke China. Saat berada di Kashgar, delegasi turut mengunjungi museum dan kawasan kota tua.

Wifa menilai pemerintah setempat memberikan perhatian terhadap pelestarian bangunan bersejarah dan warisan budaya. Ia mengatakan upaya restorasi dan perlindungan kawasan lama yang dilakukan pemerintah menunjukkan perhatian terhadap pelestarian sejarah dan budaya lokal.

Wifa juga mengaku terkesan dengan Masjid Dongsi di Beijing, yang menurutnya memadukan budaya arsitektur tradisional China dengan unsur budaya Islam.

"Masjid ini sangat unik karena memperlihatkan perpaduan budaya China dan budaya Islam," ujarnya.

Menurutnya, masjid yang telah berdiri selama ratusan tahun itu masih terawat dengan baik, dan tetap aktif digunakan sebagai tempat ibadah hingga sekarang. Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan perjalanan panjang perkembangan budaya Muslim di China.

Ia mengatakan komunitas Muslim di China tetap berupaya menjaga budaya Islam dan tradisi keagamaan, meski berada dalam lingkungan masyarakat mayoritas non-Muslim.

"Indonesia adalah negara dengan mayoritas Muslim, sehingga nuansa keagamaannya sangat kuat. Sementara di China, meski Muslim merupakan kelompok minoritas, mereka tetap menjaga budaya Islam dan tradisi keagamaannya," katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....