Revitalisasi Bahasa Melayu Fokus Sasar Siswa SD dan SMP Tanjungbalai
- 09 Mei 2026 03:23 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Program revitalisasi Bahasa Melayu Dialek Tanjungbalai kini mulai menyasar lingkungan sekolah sebagai target utama sosialisasi. Fokus penguatan bahasa ini diarahkan khusus bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di seluruh wilayah Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina, menekankan pentingnya pembiasaan sejak dini agar bahasa daerah tetap hidup di tengah perkembangan zaman yang sangat pesat. Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Penguatan Kompetensi Berbahasa Daerah (PKBD) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Tanjungbalai.
| Baca juga: Melamar dan Meminang Sarat Makna Adat Melayu |
"Guru-guru utama diminta bisa membiasakan program PKBD kepada siswa SD dan SMP di Kota Tanjungbalai secara berkelanjutan," katanya, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menambahkan, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa identitas khas warga pesisir tidak hilang tergerus oleh penggunaan bahasa gaul kekinian. Langkah tersebut juga diambil setelah adanya temuan bahwa penggunaan dialek asli Melayu Tanjungbalai mulai berkurang drastis di kalangan anak muda.
"Semoga kegiatan ini menjadi sarana untuk membekali para pendidik dengan materi literasi yang relevan. Dengan kurikulum yang tepat, siswa Tanjungbalai nantiya dapat kembali bangga menggunakan bahasa daerah dalam percakapan sehari-hari di lingkungan sekolah," ucapnya.
Fadly juga berharap, dengan program PKBD, tiga kecamatan yang sebelumnya jarang menggunakan dialek Tanjungbalai dapat kembali mengenal bahasa aslinya. Menurutnya, pelestarian bahasa Melayu Tanjungbalai menjadi investasi budaya yang sangat berharga bagi masa depan kota tersebut.
"Tentunya keberhasilan program ini akan diukur dari seberapa masif penggunaan bahasa daerah di lingkungan pendidikan dan ruang publik kita," ujarya daam pidato sambutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....