Tradisi Mangupa dalam Masyarakat Tapanuli Selatan
- 27 Apr 2026 17:22 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Tradisi Mangupa merupakan adat istiadat khas masyarakat Batak Angkola, Mandailing, dan sebagian wilayah Tapanuli di Sumatera Utara. Tradisi ini berupa upacara pemberian doa, nasihat, serta restu kepada seseorang agar memperoleh keselamatan, kesehatan, rezeki, dan kehidupan yang baik.
Kata mangupa berasal dari kata upa yang berarti pemberian atau bekal. Dalam pelaksanaannya, keluarga besar berkumpul untuk memberikan semangat dan doa kepada seseorang yang sedang memasuki fase penting dalam kehidupannya.
Upacara adat ini hingga kini masih lestari di tengah masyarakat Batak Angkola, Mandailing, dan Tapanuli Selatan. Mangupa menjadi bentuk penghormatan keluarga sekaligus harapan agar orang yang diupa-upa memperoleh kehidupan yang lebih baik.
Tokoh adat Tapanuli Selatan sekaligus dosen Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara, Drs. Parlaungan Ritonga, M.Hum. mengatakan, tradisi Mangupa memiliki makna penting karena menyentuh unsur lahir dan batin seseorang.
“Melalui Mangupa, seseorang diberi semangat dan doa. Selain itu, makanan yang disajikan juga menjadi simbol perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan,” ujarnya kepada RRI.CO.ID, Senin (27/4/2026).
Menurutnya, Mangupa biasanya digelar dalam berbagai momentum penting, seperti pernikahan adat, kelahiran anak, naik kelas, tamat sekolah, memperoleh pekerjaan, memasuki rumah baru, hingga keberhasilan lainnya.
Dalam prosesi adat, keluarga menyiapkan hidangan khas di atas nampan. Selanjutnya, orang tua adat atau kerabat memberikan petuah dan doa. Setelah itu, makanan simbolik diberikan kepada orang yang diupa-upa.
Beberapa bahan yang kerap digunakan dalam tradisi ini antara lain nasi, telur ayam, ayam kampung, ikan, garam, udang, kambing, hingga kerbau. Penggunaan bahan tersebut disesuaikan dengan kemampuan keluarga dan besarnya acara.
Jika dilaksanakan dalam lingkup masyarakat luas, prosesi Mangupa juga melibatkan unsur Dalihan Na Tolu, yakni kahanggi, anak boru, dan mora sebagai bagian penting dalam tatanan sosial masyarakat setempat.
Tradisi Mangupa menjadi salah satu warisan budaya yang sarat nilai kebersamaan, penghormatan kepada orang tua, rasa syukur, serta harapan akan masa depan yang lebih baik. Di tengah perkembangan zaman, masyarakat diharapkan terus menjaga tradisi ini sebagai identitas budaya Tapanuli Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....