Bupati Batu Bara Dorong Songket Tonun Mendunia Lewat Kunjungan
- 31 Mar 2026 22:47 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Batu Bara – Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, meninjau Kampung Tenun “Tonun” di Desa Pematang Genting, Kecamatan Talawi, pada Senin 30 Maret 2026, sebagai upaya memperkuat eksistensi songket daerah di tingkat global. Kunjungan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan sekaligus mengembangkan warisan budaya unggulan Kabupaten Batu Bara.
Baharuddin menegaskan, Kampung Tenun “Tonun” merupakan sentra produksi songket yang menjadi kebanggaan masyarakat Batu Bara. Ia menyebut, pengembangan sektor ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya daerah.
“Kampung Tenun ‘Tonun’ ini merupakan kebanggaan masyarakat Batu Bara dan harus terus kita kembangkan sebagai identitas budaya daerah,” ujarnya.
Baharuddin juga mengungkapkan bahwa songket Batu Bara kini semakin dikenal luas, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. Hal ini dibuktikan dengan tampilnya songket Batu Bara pada ajang Paris Fashion Week yang diperkenalkan oleh desainer Didit Hediprasetyo.
Baharuddin mengatakan keindahan kain songket Batu Bara tidak terlepas dari proses pembuatannya yang masih menggunakan teknik tradisional. Para pengrajin memanfaatkan alat tenun bukan mesin (ATBM) dengan tingkat ketelitian tinggi, sehingga satu helai kain dapat diselesaikan dalam waktu lima hingga enam hari.
Dalam kesempatan tersebut, Bendahara DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Utara, Meriyawaty Amelia Prasetio, turut mencoba langsung proses menenun bersama para pengrajin. Ia mengaku kagum dengan proses pembuatan kain songket yang membutuhkan kesabaran dan keterampilan khusus.
“Ternyata tidak mudah untuk menenun, dibutuhkan kesabaran yang tinggi,” ujarnya.
Melalui kunjungan ini, diharapkan Kampung Tenun “Tonun” semakin dikenal luas oleh masyarakat. Selain itu, keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para pengrajin serta memperkuat posisi songket Batu Bara sebagai warisan budaya bernilai tinggi di kancah dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....