​Pengemudi Ojol Keluhkan Promo Hemat, Orderan Sepi

  • 23 Jun 2025 20:03 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan : Pengemudi ojek online (ojol) mengeluhkan paket promo hemat dari pihak aplikator yang merugikan mereka. Pendapatan pengemudi turun drastis bila tidak mengambil promo tersebut.

Pengemudi ojol, Mahendra, mengatakan penghasilan pengemudi turun drastis jika tidak mengambil program tersebut. Sebab, orderan akan jauh berkurang.

“Jika tidak mendaftar promo hemat maka tidak ada orderan yang masuk. Sehingga orderan yang didapat hanya sedikit,” kata Mahendra saat aksi unjuk rasa pengemudi ojol di Kantor Gubernur Sumatra Utara, Jalan Diponegoro Medan, Senin (23/6/2025).

Pengemudi ojol lainnya, Aserika, menyampaikan program promo hemat menekan harga menjadi sangat murah. Program tersebut juga memotong pendapatan pengemudi.

“Program hemat ini berbayar. Ketika kami mendapat minimal tujuh trip, maka akan dipotong Rp15.000. Setiap trip ongkosnya Rp8.000, maka setiap tujuh trip akan menghasilkan Rp56.000. Kemudian dipotong Rp15.000, sehingga yang kami dapatkan hanya Rp41.000,” ucapnya.

Aserika berharap pemerintah dapat membuat regulasi khusus, agar pihak aplikasi tidak membuat program yang merugikan pengemudi.

Penghapusan program paket promo hemat menjadi salah satu tuntutan pengemudi ojol dalam aksi unjuk rasa tersebut. Massa yang tergabung dalam Aksi Solidaritas Driver Medan (ASDM) tersebut meminta Gubernur Sumut, Bobby Nasution membuat payung hukum untuk melindungi pengemudi. (Raihan Putri)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....