Mengenal Perkebunan Sawit Lewat Ruang Imersif Musperin

  • 11 Jul 2024 19:44 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Museum Perkebunan Indonesia-1 (Musperin) menghadirkan ruang Imersif (ImersifINmusperIN), yang memanfaatkan teknologi multimedia 360 derajat. Ruangan ini menjadi program edukasi terkait perkebunan kelapa sawit, khususnya kepada generasi milenial dan gen-Z.

Dalam ruangan berukuran ruang 6 x 5 meter tersebut, ditayangkan video terkait industri kelapa sawit Indonesia berkelanjutan, dengan judul 'A Story of The Seed That Changes The World' (Sebuah cerita tentang bibit kecil yang mengubah dunia) dengan durasi 30 menit.

Ruangan imersif diluncurkan oleh Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Eddy Abdurrachman, di Museum Perkebunan Indonesia, Jalan Brigjen Katamso, Medan, Kamis (11/7/2024).

Eddy Abdurrachman menyampaikan apresiasi kepada Museum Perkebunan Indonesia yang telah menyelesaikan pembangunan ruang imersif untuk edukasi kelapa sawit.

"Harapannya pembangunan ruang imersif ini menjadi program edukasi kelapa sawit. Khususnya kepada masyarakat umum, termasuk generasi milenial dan gen-Z yang merupakan generasi produktif yang menjadi kunci kemajuan bangsa Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan pentingnya edukasi industri sawit, yang berperan besar dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Antara lain dari sisi penciptaan lapangan kerja, terutama di daerah pedesaan yang dapat mendorong pengentasan kemiskinan dan kesenjangan ekonomi.

Eddy menjelaskan, produk-produk sawit yang sudah familiar bagi masyarakat yaitu minyak goreng dari sawit. Namun sesungguhnya konsumsi minyak sawit dan turunannya lebih luas dari itu.

“Minyak sawit ada dalam produk sabun, shampoo, deterjen, lipstick, produk kosmetik, personal care, roti, coklat, biskuit, krimer, margarin. Semuanya dapat diusahakan dalam skala UMKM,” katanya.

Penjelasan tersebut dipertegas oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan Musperin DR (HC) H. Soedjai Kartasasmita. Ia mengatakan, konten yang ditampilkan dalam ruang ImersifINmusperIN memberikan edukasi tentang #SawitBaik, yang bertujuan untuk keberlanjutan perkebunan kelapa sawit sebagai produk unggulan.

Karya tema tentang kelapa sawit ini mengambil perspektif 3P (Planet, People, Profit), yaitu menjaga keseimbangannya (sustainable in harmony).

“Kelapa sawit merupakan anugerah Tuhan yang harus kita manfaatkan bersama untuk kebaikan seluruh penduduk di dunia," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Yayasan Musperin Rhohan F. Mochtar, mengatakan teknologi yang dihadirkan ruang ImersifINmusperIN menciptakan sensasi yang membuat pengunjung menjadi bagian, atau berada di dalam cerita visual tersebut. (IW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....