Keluarga Korban Begal Bintara Berjuang di tengah Keterbatasan Ekonomi

  • 05 Okt 2026 17:26 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Keluarga Bintara Ibrahim menghadapi keterbatasan ekonomi saat mendampingi pengobatan korban begal. Kondisi tersebut terjadi setelah Bintara mengalami luka tembak di kaki kanan.

Bintara menjadi korban begal di Jalan Ngumban Surbakti, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang. Peristiwa itu terjadi Sabtu, 26 September 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Selama hampir satu minggu, peluru masih bersarang di kaki kanan Bintara. Kondisi tersebut membuat Bintara harus menjalani perawatan dan tidak dapat kembali bekerja.

Bintara diketahui bekerja di salah satu unit program Makan Bergizi Gratis di daerah Pakam. Akibat menjalani perawatan, ia tidak dapat melaksanakan pekerjaannya untuk sementara waktu.

Ayah Bintara, Doni Suwondo, mengatakan kondisi ekonomi keluarga sedang sulit. Keluarga tersebut tinggal di rumah kontrakan dan Doni belum memiliki pekerjaan tetap.

“Kalau tidak ada Ibu Meryl, kami tidak tahu bagaimana keadaan kami sekarang,” kata Doni, Minggu, 4 Oktober 2026.

Doni mengatakan pendampingan terhadap Bintara juga menghadirkan persoalan kebutuhan sehari-hari. Ia bahkan harus meninggalkan anaknya di rumah sakit untuk pulang ke rumah.

“Bahkan, malam ini saya harus meninggalkan anak saya sendiri di rumah sakit karena harus pulang ke rumah,” katanya.

Selama berada di rumah sakit, Doni dan Bintara juga sempat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan makan. Kondisi tersebut menambah beban keluarga ketika harus mendampingi proses pengobatan.

Di tengah kondisi tersebut, Meryl Rouli Saragih membantu mengawal proses pengobatan Bintara. Pengaduan keluarga disampaikan kepada Meryl saat kegiatan reses pada Rabu, 30 September 2026.

Meryl kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan medis Bintara tidak terhenti. Setelah proses tersebut, Bintara menjalani operasi pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

Peluru yang bersarang di kaki kanan Bintara berhasil dikeluarkan melalui tindakan medis. Keluarga kemudian menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diterima selama proses pengobatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....