Wabup Paparkan Desa Hessa Perlompongan menuju Kampung Kreatif

  • 05 Okt 2026 11:03 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Wakil Bupati Asahan, Rianto, menghadiri Entry Meeting "Paparan Pemerintah Daerah terkait Desa yang diusulkan pada Program Kampung Kreatif Sumut Berkah.” Acara berlangsung di Aula Mawar Kantor Bupati Asahan.

Turut hadir Tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Asahan, Sejumlah kepala perangkat daerah dan perwakilan OPD terkait, Camat Air Batu serta Kepala Desa Hessa Perlompongan.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Asahan memaparkan Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu, melalui konsep “ECO Cultural and Creative Village Desa Hessa Perlompongan” dengan tema “Membangun Desa sebagai Destinasi Wisata yang Hijau, Berbudaya, Kreatif, Produktif dan Berkelanjutan.”

Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang hadir untuk melakukan penilaian terhadap desa yang diusulkan dalam Program Kampung Kreatif Sumut Berkah Tahun 2026. Ia berharap potensi Desa Hessa Perlompongan dapat terus dikembangkan. Hal ini untuk mewujudkan kampung kreatif yang lebih memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa Desa Hessa Perlompongan merupakan salah satu dari 12 desa di Kecamatan Air Batu, berjarak sekitar 17,8 kilometer dari ibu kota Kabupaten Asahan dan berada strategis di sepanjang Jalan Lintas Sumatera. Desa tersebut memiliki luas sekitar 638 hektare dengan jumlah penduduk 5.382 jiwa yang tersebar di empat dusun.

"Sejumlah prestasi desa turut menjadi bagian dari paparan, di antaranya Juara Lomba Desa Terbaik tingkat Kabupaten Asahan dan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Desa Binaan Sadar Hukum Kemenkumham Sumatera Tahun 2024, Juara Umum MTQ tingkat Kecamatan Tahun 2023 serta Juara Festival Nasyid tingkat Kecamatan Tahun 2025," kata Rianto, Kamis 1 Oktober 2026.

Ia menerangkan pengembangan Desa Hessa Perlompongan diarahkan dengan mengintegrasikan potensi lokal, budaya, UMKM, pertanian, lingkungan dan kreativitas menjadi satu ekosistem wisata desa. Masyarakat didorong menjadi pelaku utama melalui ruang kreatif, penguatan usaha, pelatihan, digitalisasi serta promosi.

"Adapun potensi unggulan yang dimiliki meliputi seni dan budaya, Sungai Ligasan, agrowisata kebun sayur serta berbagai industri kreatif seperti mebel, tas dan dompet berbahan kain perca, keripik, bunga hias dan aksesoris dari limbah plastik. Potensi tersebut didukung akses transportasi yang strategis serta digitalisasi UMKM," ucapnya.

Melalui visi dan masterplan awal, Desa Hessa Perlompongan diarahkan menjadi kampung wisata kreatif yang berdaya saing, berbasis potensi lokal, berbudaya, inovatif dan berkelanjutan. Sekaligus menjadi destinasi wisata unggulan dan penggerak kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Ketua Tim Penjaringan Program Kampung Kreatif Sumut Berkah untuk Kabupaten Asahan Ony Hapsari Manullang memberikan sejumlah masukan serta mengapresiasi konsep dan visi yang disampaikan,

Ia berharap konsep yang telah dipaparkan dapat diwujudkan secara nyata dan tidak berhenti sebagai gagasan. Setelah pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Desa Hessa Perlompongan untuk melihat secara langsung potensi dan kesiapan desa yang diusulkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....