Sungai Pematang Buluh Tanjung Keramat Sedimentasi, Warga Kesulitan
- 02 Okt 2026 08:43 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Sungai Pematang Buluh daerah Tanjung keramat biasa disebut warga, yang menemukan dua titik kuala kecamatan yaitu Kecamatan Tanjungpura dan kecamatan Secanggang butuh perhatian. Kondisi sungai ini sudah mengalami abrasi dan sedimentasi saat ini.
Aliran Sungai pematang buluh tepatnya daerah Tanjung Keramat Pertemuan dua kecamatan ini berdekatan menuju kawasan wisata Mangrove Suaka Margasatwa (SM) Karang Gading langkat timur laut. Berlokasi di desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Sumatera Utara.
Warga setempat, Aliandi Sahputra juga selaku Ketua KTH Mangrove Sejahtera mengatakan bahwa dulunya sungai pematang buluh daerah Tanjung keramat pertemuan dua kecamatan tersebut bahwa perairannya sangat dalam. Namun saat ini mengalami pedangkalan sungai.
Ia menambahkan Pendangkalan sungai terjadi diakibatkan abrasi dan sedimentasi. Hal ini terjadi karena disekitaran kawasan tersebut adanya pengalihan fungsi lahan yang dilakukan oleh orang lain.
"Warga sini menyebut sungai ini adalah Sungai daerah Tanjung keramat. Ini berada di pertemuan dua aliran sungai dari kecamatan Tanjungpura dan kecamatan Secanggang. Aliran dari dua kecamatan itu bersatu hulunya di sungai pematang buluh Tanjung keramat tersebut," Kata Aliandi sahputra, saat menerima kunjungan tim wartawan
Ia menambahkan, sekitaran kawasan lokasi sungai, bahwa banyak dilakukan penanaman pohon sawit oleh orang lain di bantaran sungai ataupun di bubungnya. Akibat tersebut saat hujan turun tidak meresap ke tanah lagi sehingga turun membawa lumpur hingga pasir ke sungai daerah Tanjung keramat.
"Terjadilah proses pengendapan. Disini karena daerahnya juga dimana mempertemukan air sungai dan laut. Ini terjadi puluhan tahun sehingga pengendapan mengalami pendangkalan " ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dulunya kedalaman sungai daerah Tanjung keramat tersebut mencapai 15 - 20 meter sekarang tinggal 5 meter jika perairan pasang. sehingga membuat sulitnya masyarakat beraktivitas untuk berlayar menggunakan sampan tradisional.
Menurut amatan RRI, Bahwa perairan daerah Tanjung keramat adalah satu satunya akses perjalanan masyarakat untuk ke daratan dengan menggunakan sampan tradisional sampai sekarang. Di dalamnya kawasan juga terdapat beberapa desa yang memiliki penduduk yang cukup ramai.
Sementara, warga lainnya yang tinggal sekitaran kawasan perairan dari desa Kwala besar , Husni mengatakan sungai tersebut adalah harapan masyarakat. Tidak ada jalur lainnya kecuali melalui sungai tersebut.
"Desa kami sangat minim. Jalan kita dulu mudah sekarang agak sulit untuk dijalani masyarakat karena abrasi" kata Husni.
Ia menambahkan bahwa lokasi desa meraka juga berdekatan sama beberapa desa lainnya di dalam kawasan. Selain pulau, beberapa desa juga mengantungkan harapan melalui jalur sungai pematang buluh daerah Tanjung Keramat tersebut menuju daratan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....