Warganegara Indonesia Menjaga Warisan Pancasila Setiap saat
- 03 Okt 2026 12:46 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Dialog Interaktif Aspirasi Sumut di Programa 1 LPP RRI Medan FM 94,3 MHz. Kamis ( 1/10/2026 ) pagi, mengusung tema "Menjaga Warisan Pancasila" sebagai fokus utama pembahasan. Dengan menghadirkan narasumber Dra. Dara Aisyah, M.Si., Ph.D (Ketua Prodi Magister Ilmu Administrasi Publik FISIP USU) dan Dadang Darmawan Pasaribu, M.Si. (Ketua DPD Gerakan Pembumian Pancasila Sumut). Para narasumber membahas tantangan pembumian Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat pada era modern. Mereka menilai dinamika sosial politik saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh elemen bangsa. Nilai-nilai luhur Pancasila kerap kali tergerus oleh perubahan zaman yang begitu cepat. Para narasumber sepakat untuk mencari solusi konkret demi menjaga kelestarian ideologi negara.
“ Peran strategis akademisi dalam pembentukan karakter warganegara di lingkungan perguruan tinggi. Beliau menegaskan bahwa dunia pendidikan tinggi memiliki tanggung jawab moral yang besar. Pihak kampus menyusun berbagai program pengabdian masyarakat untuk memperkuat wawasan kebangsaan para mahasiswa. Pendidikan administrasi publik juga menekankan pentingnya etika Pancasila dalam tatakelola pemerintahan, “ ungkap Dara.
Sedangkan Dadang yang juga menjadi narasumber memberikan keterangan seputar Gerakan Pembumian Pancasila di seluruh wilayah Sumatra Utara secara konsisten. Beliau mendorong keterlibatan aktif organisasi kemasyarakatan dalam membumikan nilai-nilai dasar negara. Gerakan sosial ini merancang berbagai kegiatan edukatif sampai ke tingkat akar rumput. Pengurus organisasi meyakini bahwa pendekatan kemasyarakatan dapat merawat semangat nasionalisme warga.
Generasi muda menghadapi arus globalisasi dan ideologi asing dalam era digitalisasi saat ini. Pemuda Sumatra Utara menyerap informasi tanpa batas melalui beragam platform media sosial setiap hari. Fenomena krisis identitas kebangsaan berpotensi mengancam persatuan bangsa jika tidak diantisipasi sejak dini. Para pembicara mengajak kaum muda untuk memanfaatkan teknologi secara bijak demi menyebarkan konten positif Pancasila.
“ Lembaga pendidikan menerapkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui kurikulum pembelajaran formal di sekolah dan kampus. Para pengajar mengintegrasikan kearifan lokal Sumatra Utara ke dalam materi kuliah dan pembelajaran. Metode pengajaran interaktif menggantikan pola hafalan lama agar peserta didik lebih mudah memahami nilai kebangsaan. Sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah memperkuat efektivitas implementasi kurikulum karakter tersebut, “ ujar Dadan.
Masyarakat Sumatra Utara merawat semangat keberagaman dan toleransi antarumat beragama dalam kehidupan sehari-hari. Warga Medan dan sekitarnya menunjukkan contoh nyata keharmonisan hidup dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Sikap saling menghargai perbedaan tradisi menjadi benteng utama dari ancaman radikalisme. Keberagaman etnis di Sumatra Utara justru memperkaya warisan budaya dan memperkokoh persatuan daerah.
Diakhir dialog narasumber memberikan kesimpulan yang inspiratif kepada pemirsa. Seluruh narasumber menyampaikan pesan penutup mengenai komitmen bersama dalam menjaga warisan luhur bangsa. Pemimpin acara mengapresiasi kontribusi pemikiran dari kedua pakar selama diskusi berlangsung. Stasiun televisi menutup siaran khusus ini pada akhir sesi dengan harapan besar bagi masa depan Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....