Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari

  • 28 Sep 2026 16:26 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan — Nabi Muhammad SAW merupakan sosok teladan sepanjang masa yang memiliki berbagai karakter mulia dan patut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kepribadian Rasulullah tidak hanya menjadi contoh dalam beribadah, tetapi juga dalam berinteraksi dengan sesama.

Hal itu disampaikan Imam Ilham, S.Sos dalam Kajian Mutiara Sore Pro 4 RRI Medan pada Senin 28 September 2026. Ia mengutip Surah Al-Ahzab ayat 21 yang menegaskan bahwa dalam diri Rasulullah SAW terdapat uswatun hasanah atau teladan yang baik bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan hari akhir.

Imam menjelaskan, salah satu karakter utama Rasulullah adalah kejujuran. Bahkan sebelum diangkat menjadi nabi, masyarakat Quraisy telah memberikan gelar Al-Amin yang berarti orang yang dapat dipercaya. Menurutnya, sifat jujur penting untuk membangun kembali rasa saling percaya di tengah masyarakat.

Karakter berikutnya adalah kelembutan dan tidak mudah menyimpan dendam. Rasulullah SAW tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, termasuk ketika mendapat perlakuan buruk saat berdakwah di Thaif. Sikap tersebut menunjukkan besarnya kasih sayang dan sifat pemaaf yang dimiliki Rasulullah.

Selain itu, Rasulullah juga dikenal memiliki sifat tawaduk atau rendah hati. Meskipun menjadi pemimpin, beliau tetap mau mendengarkan masyarakat, menyapa anak-anak, serta membantu pekerjaan rumah tangga. Sikap tersebut mengajarkan bahwa jabatan dan kedudukan tidak seharusnya membuat seseorang menjadi tinggi hati.

Imam menambahkan, kepedulian sosial juga menjadi karakter penting Rasulullah SAW. Beliau memiliki perhatian besar terhadap anak yatim, fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan. Karena itu, meneladani Rasulullah dapat dimulai dari hal sederhana, seperti menyapa tetangga, jujur dalam bekerja, menahan emosi ketika dikritik dan membantu orang yang membutuhkan.

Ia berharap umat Islam terus memperbaiki akhlak dan menjadikan kepribadian Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keteladanan Rasulullah tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam perilaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....