Dahulukan Adab sebelum Ilmu untuk Membentuk Karakter Muslim
- 30 Sep 2026 12:26 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Memiliki ilmu yang tinggi perlu diiringi dengan adab yang baik. Sebab, ilmu tanpa adab dikhawatirkan justru melahirkan kesombongan, merasa paling benar, dan meremehkan orang lain.
Hal itu disampaikan Dewi Anggraini, S.Ag dalam Kajian Mutiara Sore Pro 4 RRI Medan pada Minggu 27 September 2026. Ia menjelaskan, para ulama terdahulu sangat menekankan pentingnya mempelajari adab sebelum mendalami ilmu.
Menurutnya, ilmu yang dihiasi adab akan melahirkan pribadi yang rendah hati dan memiliki karakter mulia. Sebaliknya, ilmu tanpa adab dapat membuat seseorang merasa lebih pintar dan lebih baik dibandingkan orang lain.
Dewi mengatakan, adab juga menjadi penjaga keberkahan ilmu. Ilmu yang bermanfaat bukan hanya dipahami dan dihafalkan, tetapi mampu melahirkan amal serta memberikan manfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
“Semakin bertambah ilmu yang kita miliki, seharusnya kita semakin merasa tunduk dan takut kepada Allah,” katanya.
Ia menambahkan, penerapan adab dapat terlihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghormati guru, mendengarkan ketika orang lain berbicara, menjaga tutur kata, menghormati orang tua dan tetangga, serta tetap menghargai orang yang memiliki perbedaan pendapat.
Dewi mengajak umat Islam menjadikan adab sebagai fondasi dalam menuntut ilmu, sehingga tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas tetapi juga akhlak yang baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....