Akademisi Meneliti Lonjakan Harga Ayam di Pasar
- 29 Sep 2026 20:48 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Dialog Interaktif Aspirasi Sumut di Programa 1 LPP RRI Medan FM 94,3 MHz. Selasa ( 22/9/2026 ) pagi membahas upaya pengawasan dan pengontrolan lonjakan harga daging ayam di wilayah Sumatra Utara, menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Suwarno, S.E., M.M. selaku Wakil Ketua DPW APPSI Sumut dan Dr. Minda M. Sebayang, M.Si., Ak. sebagai akademisi dari Universitas Medan Area.
“ Para pedagang tradisional menghadapi kesulitan besar akibat lonjakan kenaikan harga ayam potong di tingkat produsen atau peternak. Kondisi kenaikan harga bahan pokok tersebut secara langsung mengurangi omzet harian pedagang karena daya beli masyarakat terus menurun, ungkap Suwarno.
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sumatra Utara terus mendorong pemerintah daerah untuk melakukan intervensi pasar secara konkrit. APPSI meminta pemangku kebijakan agar segera mengevaluasi rantai distribusi dan mengendalikan harga Delivery Order (DO) dari produsen besar.
Sedangkan Minda M. Sebayang menekankan pentingnya transparansi tata kelola rantai pasok pangan dari hulu hingga ke hilir. Ia menjelaskan bahwa lonjakan harga ayam kerap dipicu oleh kenaikan biaya pakan impor serta meningkatnya permintaan pada momentum tertentu.
Minda juga mengimbau pihak akademisi dan pemerintah untuk merumuskan kebijakan perlindungan harga yang berpihak kepada konsumen dan pedagang kecil. Pemerintah Sumatra Utara diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) guna mencegah tindakan spekulasi di tingkat distributor.
Pemerintah Daerah Sumatra Utara merespons masalah ini dengan memfasilitasi operasi pasar dan menggalakkan Gerakan Pangan Murah secara berkala. Program intervensi tersebut dirancang untuk menstabilkan harga daging ayam ras agar kembali terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Diakhir dialog narasumber memberikan harapan agar seluruh pemangku kepentingan saling bersinergi dalam menjaga stabilitas pasokan pangan. Upaya integrasi ini diharapkan mampu memberikan kepastian harga yang adil bagi peternak, pedagang pasar, maupun masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....