Cegah Abrasi di Pesisir, Wartawan Tanam Pohon Bakau
- 18 Sep 2026 17:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Provincial Project Implementation Unit Mangroves for Coastal Resilience (PPIU M4CR) Provinsi Sumatera Utara bersama Wartawan, Perangkat Pemerintah Desa serta Kelompok Tani Hutan (KTH) Nelayan Mandiri melakukan penanaman pohon Bakau. Penanaman berlangsung di hutan mangrove Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli serdang, Kamis, 17 September 2026.
Penanaman pohon dilakukan usai melaksanakan Kegiatan Media Visiting, Talkhshow proyek M4CR, Sharing Session yang digelar M4CR PPIU Sumatera utara bekerjasama dengan Yayasan Strategi Pengkajian Edukasi Alternatif Indonesia (SPEAK Indonesia). Digelarnya program tersebut demi menjaga kelestarian ekosistem hutan mangrove dan pemberdayaan perekonomian warga, serta melindungi wilayah pesisir dari abrasi.
Pengelola hutan Mangrove Ketua kelompok Tani Hutan Nelayan Mandiri , Sukamto mengatakan sangat antusias menerima program penanaman pohon bakau tersebut. Menurutnya berdampak positif dalam peningkatan perekonomian warga khususnya di wilayah mereka.
"Kita dari masyarakat dan kelompok tani hutan apresiasi karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Dengan adanya penghijauan rehabilitasi mangrove ini juga sehingga dapat menjadi tempat hidup berbagai biota laut yang akan berkembang biak dibawah akar pohon bakau. Banyak Biota laut sehingga menjadi penambahan pendapatan bagi warga," kata Sukamto.
Ia menambahkan bahwa hutan mangrove di kawasan desa mereka sampai saat ini sudah menerima penanaman pohon bakau dengan seluas 28 hektare. Dengan penanaman intensif sebanyak 3300 pohon per hektarenya dari bantuan.
Pihaknya dari kelompok tani hutan pasca penanaman bakau akan terus berkomitmen melakukan penjagaan dan pemeliharaan hutan mangrove di wilayah mereka. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah setempat yang selama ini juga turut memperhatikan hutan mangrove termasuk kesejahteraan kelompok tani hutan.
"Ini seperti adanya pemberian bantuan benih ikan dan pangannya sudah berhasil. Selain itu bantuan sampan untuk mencari ikan dilaut, kita juga memiliki ekowisata alam juga menerima bantuan MPCK, hingga pengerasan Jalan menuju Ekowisata Mangrove dari pemerintah" ucapnya.

Pelaksanaan Kegiatan Media Visiting, Talkhshow proyek M4CR, Sharing Session M4CR PPIU Sumatera utara di hutan mangrove Desa Sei Tuan Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli serdang, Kamis 17 September 2026. (Foto:RRI/Ilham)
Sementara, Kepala Desa Sei Tuan Parningotan mengucapkan terimakasih kepada PPIU M4CR yang sudah memperhatikan kelompok Tani hutan dan mangrove di wilayah mereka dengan mengadakan berbagai program termasuk penanaman pohon bakau sehingga mereka merasa terbantu.
"Sejak tahun 2024 sampai sekarang adanya melakukan penanaman pohon bakau di hutan mangrove ini. KTH Nelayan Mandiri juga sangat merasa terbantu," kata Parningotan.
Ia juga mengajak seluruh element masyarakat khususnya yang terkait untuk dapat bersama- sama menjaga kelestarian hutan lindung tersebut. termasuk menjaga pohon bakau karena dapat melindungi dan mensejahterakan masyarakat.
Manager PPIU M4CR Sumatera Utara, Aditya Wahyu Putra, mengatakan digelar Penanaman pohon bakau bersama elemen lainnya didalam kegiatan tersebut untuk memupuk rasa kebersamaan untuk dapat bersama - sama dalam menjaga pelestarian hutan mangrove. Semua elemen harus memiliki kepedulian yang sama.
"Tidak hanya orang - orang yang berada di sekitaran lingkungan yang memiliki kepedulian atas pelestarian, akan tetapi juga harapannya semua elemen bisa memiliki perhatian yang sama," kata Aditya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan penanaman tersebut sekaligus sebagai motivasi kepada masyarakat untuk terus eksistensi memiliki kepedulian terhadap pelestarian hutan bakau di wilayah tidak hanya dari instansi dan pemerintah terkait.
"Untuk wilayah hutan mangrove penanaman bakau di Desa Sei Tuan kita mulai sejak tahun 2024. Kurang lebih sebanyak 28 hektare " ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....