Ekspor Lidi Sumut Capai Rp197 Miliar, Deli Serdang Perkuat UMKM dan Hilirisasi
- 21 Sep 2026 10:00 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendorong pelaku usaha memperkuat pengembangan dan hilirisasi komoditas lidi seiring meningkatnya nilai ekspor lidi Sumatera Utara yang mencapai Rp197,29 miliar hingga awal September 2026, dibandingkan Rp108,42 miliar sepanjang 2025.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan saat mengikuti Webseries Go Ekspor Barantin #10. Kegiatan digelar Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut), Rabu 16 September 2026.
Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan mengatakan bahwa Deli Serdang memiliki potensi bahan baku lidi yang cukup besar, didukung areal perkebunan kelapa sawit seluas 18.162,23 hektare yang tersebar di 22 kecamatan. Dari luasan tersebut, potensi produksi lidi bersih diperkirakan mencapai 16.183 ton per tahun.
Ia menambahkan Sentra penghasil terbesar berada di Kecamatan STM Hilir, Hamparan Perak, STM Hulu, dan Bangun Purba. Potensi tersebut juga didukung 3.862,02 hektare perkebunan kelapa.
“Kabar ini menjadi surprise bagi saya, dari lidi bisa mempunyai pasar ekspor yang luar biasa. Apalagi Deli Serdang menjadi salah satu penyumbangnya,” kata Asri.
Untuk memperkuat sektor usaha, lanjutnya, sebanyak 445 pelaku UMKM lidi yang tersebar di 17 kecamatan telah mendapatkan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta pembinaan literasi keuangan dari Dinas Koperasi dan UKM Deli Serdang.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mendorong hilirisasi dengan memberikan pelatihan kerajinan anyaman lidi, bantuan peralatan produksi, serta mempromosikan produk olahan melalui berbagai pameran dan fasilitas publik sehingga tidak hanya berupa bahan mentah.
Webinar turut dihadiri pelaku usaha lokal dan eksportir, Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas sektor guna memastikan potensi daerah yang besar ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kita tidak mempersulit berusaha. Mari sama-sama kita kolaborasi dan bersinergi. Kabupaten ini besar, saya berharap peningkatan ekspor juga memberi dampak bagi perekonomian masyarakat,” ujar Asri.
Berdasarkan data Karantina Sumut, volume ekspor lidi hingga awal September 2026 mencapai 23,26 juta kilogram dengan negara tujuan utama Pakistan, China, dan Vietnam.
Kepala Karantina Sumut N. Prayatno Ginting dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Karantina Wisnu Wasisa Putra mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dalam mendorong pengembangan komoditas lidi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....