Pelindo Regional I Gelar Pelatihan Penghijauan dan Penanaman Pohon

  • 10 Sep 2026 16:56 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - PT Pelindo mendorong upaya penghijauan di kawasan Medan Belawan dengan memperhatikan kondisi lingkungan dan keterlibatan masyarakat. Pendekatan tersebut dilakukan melalui pembekalan penanaman dan pemeliharaan tanaman yang melibatkan masyarakat serta sejumlah pihak terkait, di Kantor Camat Medan Belawan, Rabu 9 September 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pelindo dalam mendukung terciptanya lingkungan yang lebih hijau di sekitar kawasan operasional perusahaan. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pemilihan tanaman, teknik penanaman, hingga pemeliharaan agar tanaman dapat tumbuh sesuai dengan kondisi lingkungan.

Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum Pelindo Regional 1, Basri Alam, mengatakan upaya menjaga lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Terutama masyarakat yang berada di sekitar kawasan.

“Lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, upaya penghijauan harus melibatkan masyarakat agar mereka tidak hanya mengetahui proses penanaman, tetapi juga memahami bagaimana lingkungan di sekitarnya dapat dijaga,” ujar Basri.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi penting karena keberadaan tanaman dan ruang hijau memiliki manfaat yang dapat dirasakan secara langsung oleh lingkungan sekitar.

“Kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat yang lebih luas. Masyarakat mendapatkan pengetahuan, kemudian dapat menerapkannya dalam menjaga lingkungan di sekitar tempat tinggal maupun wilayahnya,” katanya.

Praktisi lingkungan dari Universitas Sumatera Utara (USU), Onrizal, Ph.D., yang menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut, mengatakan penghijauan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik lingkungan. Menurutnya, pemilihan tanaman yang sesuai menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan penanaman.

“Kalau kita ingin menanam, harus melihat terlebih dahulu kondisi lingkungannya. Jenis tanah, ketersediaan air, cahaya dan karakter tanaman harus menjadi pertimbangan. Jangan sampai tanaman yang dipilih tidak sesuai dengan tempat tumbuhnya,” kata Onrizal.

Ia menjelaskan, tanaman memiliki fungsi ekologis yang berbeda-beda. Sehingga pemilihan jenis tanaman tidak hanya didasarkan pada tampilan, tetapi juga manfaatnya terhadap lingkungan.

“Kita harus melihat tanaman itu nantinya berfungsi untuk apa. Ada tanaman yang lebih cocok untuk memberikan keteduhan, ada yang membantu memperbaiki kondisi lingkungan, dan ada juga yang memiliki fungsi ekologis lainnya,” katanya.

Selain pemilihan tanaman, Onrizal menekankan pentingnya pemeliharaan setelah penanaman. Kondisi tanaman perlu dipantau secara berkala agar dapat diketahui apabila terdapat tanaman yang mengalami gangguan pertumbuhan.

Head Regional Office BMM Sumut, Budi Syahputra, mengatakan kolaborasi dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk keterlibatan bersama dalam mendukung kepedulian terhadap lingkungan.

“Ketika berbicara mengenai lingkungan, tidak bisa hanya satu pihak yang bergerak. Pelindo, masyarakat, pemerintah dan mitra memiliki peran masing-masing. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Budi.

Sementara itu, Sekretaris Camat Medan Belawan, Yose Fery, mengapresiasi kegiatan yang memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai penanaman dan pemeliharaan tanaman.

“Pengetahuan seperti ini penting bagi masyarakat. Dengan memahami jenis tanaman dan cara merawatnya, masyarakat bisa ikut menjaga lingkungan di wilayah masing-masing,” ujar Yose.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....