Kepala Lingkungan Mencegah Peredaran Narkotika di Wilayahnya
- 07 Sep 2026 18:47 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Dialog Interaktif Aspirasi Sumut di Programa 1 LPP RRI Medan FM 94,3 MHz. Senin (7/9/2026) pagi, membahas peran kepala lingkungan dalam upaya pemberantasan narkotika yang kian mengkhawatirkan di Kota Medan. Isu keterlibatan oknum kepala lingkungan dalam jaringan peredaran narkotika menjadi sorotan publik karena dinilai mencederai kepercayaan masyarakat. Padahal kepala lingkungan adalah ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan warga dengan menghadirkan dua narasumber Syaiful Ramadhan (Sekretaris Komisi I DPRD Medan) dan Raja Makayasa Harahap, S.H. (Ketua DPC Granat Kota Medan).
“ Pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap kepala lingkungan. Menurutnya, kepala lingkungan memiliki data dan informasi paling akurat tentang warganya. Jika fungsi ini dijalankan dengan benar, maka titik-titik rawan peredaran narkotika bisa terdeteksi sejak dini. DPRD mendorong Pemko Medan memperkuat pelatihan, pemberian SK yang jelas, serta sanksi tegas bagi oknum yang terlibat. Ia juga menekankan perlunya insentif dan perlindungan hukum agar kepala lingkungan berani melapor tanpa takut intimidasi, “ ungkap Syaiful.
Sedangkan Raja Makayasa Harahap meninjau persoalan ini dari sisi pencegahan dan rehabilitasi. Ia menjelaskan bahwa jaringan narkotika sering memanfaatkan celah di tingkat RT dan lingkungan karena minimnya pengawasan. Granat mendorong kepala lingkungan menjadi agen perubahan dengan aktif mengadakan sosialisasi, membentuk relawan anti narkoba, dan berkoordinasi dengan BNN serta kepolisian. Menurutnya, pendekatan persuasif ke keluarga korban juga penting agar pengguna tidak kembali terjerumus. Tanpa keterlibatan langsung kepala lingkungan, program P4GN akan sulit berjalan efektif.
Kedua narasumber sepakat bahwa pemberantasan narkotika tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Sinergi antara pemerintah kota, DPRD, BNN, kepolisian, dan masyarakat sipil harus diperkuat. Pemerintah perlu membuat sistem pelaporan yang aman dan transparan di tingkat kelurahan dan lingkungan. Selain itu, kegiatan positif seperti olahraga, seni, dan pelatihan kerja bagi pemuda harus digalakkan agar mereka tidak menjadi target peredaran.
“ Aspek pemulihan lingkungan juga menjadi perhatian. Kawasan yang pernah menjadi titik rawan narkoba harus dipulihkan citranya melalui kegiatan gotong royong, penerangan jalan, dan penguatan ronda. Kepercayaan masyarakat kepada kepala lingkungan harus dibangun kembali agar komunikasi dua arah berjalan, “ ujar Raja Makayasa.
Diakhir dialog narasumber memberikan kesimpulan bahwa kepala lingkungan memegang kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Dengan integritas, keberanian, dan dukungan sistem, kepala lingkungan dapat menjaga wilayahnya tetap aman. Program Dialog Aspirasi Sumut ini mengajak seluruh elemen untuk tidak menutup mata dan bersama-sama melawan narkoba demi masa depan generasi Medan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....