Hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW
- 07 Sep 2026 19:42 WIB
- Medan
RRI.CO.ID - Medan - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum untuk mengenang kelahiran dan perjuangan Rasulullah SAW. Selain itu untuk menumbuhkan kecintaan umat Islam kepada baginda Rasulullah SAW.
Hal itu disampaikan Hendra Zulfran, dalam kajian Mutiara Pagi RRI Medan, dengan judul: Hukum memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, edisi Sabtu 29 Agustus 2026.
| Baca juga: Perjalanan Nabi Nuh Berdakwah |
Hendra Zulfran mengungkapkan, perbedaan pandangan mengenai hukum memperingati Maulid Nabi perlu disikapi dengan bijaksana.
"Utamanya bagaimana kegiatan tersebut diisi dengan hal-hal yang bernilai ibadah, seperti membaca Alquran, berselawat, mempelajari sirah Nabi atau ilmu yang mempelajari sejarah dan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW secara lengkap, bersedekah, serta mengambil teladan dari akhlak Rasulullah SAW," ucapnya.
Peringatan Maulid kata Hendra Zulfran, hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata dalam kehidupan sehari -hari.
"Kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan dengan mengikuti sunnah, meneladani akhlaknya, serta menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari," katanya.
Dijelaskan, momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana meningkatkan keimanan, memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW dan memperbaiki akhlak.
Maulid Nabi diharapkan, tidak berhenti pada kegiatan memperingati sejarah, tetapi menjadi momentum untuk semakin dekat kepada Allah SWT dan mengikuti tuntunan Rasulullah Muhammad SAW.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....