Hilmah kemerdekaan dalam cahaya Alqur'an
- 31 Agt 2026 22:09 WIB
- Medan
RRI.CO.ID - Medan - Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai momentum untuk membangun kehidupan yang berlandaskan nilai-nilai Alqur’an.
Hal ini disampaikan Prof. DR. Mursal Azis dalam kajian Mutiara Pagi RRI Medan, edisi Senin, 24 Agustus 2026.
Dikatakan, kemerdekaan merupakan nikmat dan amanah yang harus disyukuri. Rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi harus dibuktikan dengan sikap dan perbuatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
"Alqur’an memberikan tuntunan, agar manusia menggunakan kemerdekaan dengan penuh tanggung jawab. Kebebasan hendaknya diarahkan untuk melakukan kebaikan, menegakkan keadilan, menjaga persatuan, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merusak kehidupan sosial, "kata Mursal.
Ujarnya, kemerdekaan yang sejati juga berarti membebaskan diri dari belenggu hawa nafsu, kebodohan, keserakahan, kemaksiatan, dan berbagai perilaku yang menjauhkan manusia dari Allah SWT.
"Dengan menjadikan Alqur’an sebagai pedoman, kemerdekaan dapat melahirkan pribadi yang beriman, berilmu, berakhlak, dan memiliki kepedulian terhadap sesama, "ujar Mursal.
Menurutnya, momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi. Setiap individu perlu bertanya sejauh mana kemerdekaan telah diisi dengan amal saleh, peningkatan kualitas diri, serta kontribusi positif bagi lingkungan dan bangsa.
Prof. DR. Mursal Azis mengungkapkan, dengan Alqur'an dan kandungan nilai-nilai yang ada di dalam kitab suci umat islam tersebut, sebagai motivasi serta cahaya dalam mengisi kemerdekaan.
"Kemerdekaan hendaknya menjadi jalan untuk meningkatkan ketaqwaan, memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan mewujudkan kehidupan yang aman, adil, dan penuh keberkahan, "ungkapnya.
Hikmah kemerdekaan dalam cahaya Alqur’an jelasnya, menjadikan kebebasan sebagai sarana untuk semakin dekat kepada Allah SWT sekaligus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kehidupan.
"Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi amanah yang harus dijaga dan diisi dengan kebaikan untuk generasi sekarang maupun generasi yang akan datang, "ujar Prof. DR. Mursal Azis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....