Mengadu domba perbuatan tercela
- 26 Agt 2026 17:02 WIB
- Medan
RRI.CO.ID - Medan- Mengadu domba atau namimah merupakan salah satu perbuatan tercela yang dapat merusak. Hal ini disampaikan Estifa dalam kajian Mutiara Pagi, RRI Medan, dengan judul: Mengadu domba, edisi Selasa, 18 Agustus 2026.
Estifa mengatakan, perkataan seseorang kepada pihak lain dengan tujuan menimbulkan pertengkaran, kebencian, atau permusuhan merupakan perilaku yang harus dihindari. Perkataan yang disampaikan tanpa kehati-hatian dapat menjadi sumber kesalahpahaman dan memutus tali persaudaraan.
"Seorang Muslim hendaknya mampu menjaga lisan serta tidak mudah mempercayai informasi yang berpotensi memecah belah hubungan. Sebelum menyampaikan suatu kabar, penting untuk memastikan kebenarannya dan mempertimbangkan dampak yang mungkin ditimbulkan, "katanya.
Estifa menyebutkan, untuk membangun kebiasaan harus ada rasa saling menasihati dalam kebaikan, menjaga persaudaraan, serta menjadi pribadi yang mampu mendamaikan ketika terjadi perselisihan. Islam mengajarkan umatnya untuk mempererat ukhuwah, bukan memperbesar konflik.
Melalui program Mutiara Pagi RRI Medan tersebut, Estifa mengajak pendengar dalam pergaulan sehari-hari dengan sesama manusia, agar lebih berhati-hati dalam berbicara dan menyampaikan informasi. Menjaga lisan bukan hanya bentuk akhlak yang baik, tetapi juga salah satu upaya menjaga kedamaian di tengah keluarga, lingkungan masyarakat, dan kehidupan bersama.
"Jangan menjadi penyebar perselisihan. Jadilah pembawa kedamaian dengan menjaga lisan, memeriksa kebenaran informasi, dan memperkuat persaudaraan, "ucap Estifa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....