Perempuan Berperan Nyata Mengisi Kemerdekaan
- 28 Agt 2026 10:55 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan — Perempuan dinilai memiliki peran penting dalam mengisi 81 tahun kemerdekaan Indonesia melalui kontribusi nyata di keluarga dan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Hj. Nunung Ismiyanti, S.Ag., MA dalam Kajian Mutiara Sore RRI Pro 4 FM Medan. Menurutnya, rasa syukur atas kemerdekaan tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi sesama.
“Syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi dibuktikan melalui tindakan nyata,” ujar Nunung.
Menurutnya, kemerdekaan merupakan nikmat yang harus diisi dengan kerja nyata, pengabdian, dan kontribusi bagi bangsa. Perempuan memiliki posisi strategis, baik dalam keluarga maupun masyarakat.
Nunung mengatakan, sejarah Indonesia juga mencatat kontribusi perempuan dalam perjuangan kemerdekaan melalui pendidikan, pelayanan kesehatan, perjuangan sosial, hingga menjaga semangat keluarga dan masyarakat.
Ia mencontohkan R.A. Kartini dan Dewi Sartika sebagai tokoh yang berperan dalam pendidikan perempuan. Menurutnya, banyak pula perempuan yang berkontribusi dalam perjuangan tanpa tercatat dalam sejarah.
Nunung menilai kontribusi perempuan saat ini dapat diwujudkan sesuai peran masing-masing, seperti mendidik anak, mencerdaskan peserta didik, memberikan pencerahan kepada masyarakat, serta mengembangkan ekonomi keluarga.
Ia juga mendorong perempuan memperkuat keluarga, menjaga persatuan, membangun kepedulian sosial, menjaga lingkungan, serta melahirkan generasi yang mencintai agama dan negara.
Menurut Nunung, tantangan perempuan saat ini juga datang dari persoalan era digital, seperti hoaks, ujaran kebencian, gaya hidup konsumtif, narkoba, dan judi online.
“Perempuan Indonesia hari ini adalah benteng pertama menjaga akhlak keluarga,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak perempuan menjadikan momentum 81 tahun kemerdekaan untuk terus berkarya dan memberikan manfaat.
“Mari menjadi perempuan yang menginspirasi, menjadi ibu yang mendidik, menjadi guru yang mencerdaskan, menjadi penyuluh agama yang mencerahkan, serta menjadi pemimpin yang amanah,” kata Nunung.
Ia berharap perempuan terus berkontribusi melahirkan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mencintai bangsa dan negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....