Pertamina EP Rantau Bekali Siswa Berkebutuhan Khusus Kemampuan Tanggap Bencana
- 22 Agt 2026 17:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Aceh Tamiang - Pertamina EP Rantau Field menggelar program "Kelas Berdaya" berupa pembelajaran tanggap bencana serta kepedulian lingkungan kepada 35 siswa Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Pembina Aceh Tamiang. Pelatihan ini merupakan ilmu dasar yang harus dipahami seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat berkebutuhan khusus.
Kelas Berdaya yang digelar pada Juli lalu diikuti siswa SLBN setingkat SD, SMP dan SMA dengan berbagai latar belakang kebutuhan khusus. Kegiatan ini menggandeng kelompok binaan Satgas Digdaya dan Program Pemberdayaan Masyarakat Pertamina (PPMP).
Wakil Kepala SLBN Pembina Aceh Tamiang, Budi Gunawan, mengatakan pendidikan kebencanaan serta kepedulian lingkungan sangat penting bagi siswa dan siswi yang memerlukan pendekatan khusus. Karena itu, kegiatan Kelas Berdaya ini bisa memberikan pengetahuan baru tentang cara pengurangan risiko bencana dan kelestarian lingkungan.
"Acara ini memberikan pengalaman belajar yang bermakna untuk anak-anak berkebutuhan khusus. Mereka diajarkan terlibat dalam aksi penghijauan dan belajar mitigasi bencana. Kelas Berdaya sangat membantu dalam membangun kepercayaan diri, kepedulian sosial dan karakter peduli terhadap lingkungan," ujarnya.
Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan puluhan jenis alat kebersihan. Seperti sapu, serokan, kain pel dan ember. Selanjutnya, para siswa dan guru serta perwakilan manajemen PEP Rantau Field melakukan penanaman 42 bibit pohon di pelataran sekolah.
"Menanam pohon sebagai mitigasi berbasis alam untuk mengurangi risiko banjir dan dampak perubahan iklim. Seluruh elemen masyarakat diharapkan mengambil aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim," katanya.
Sementara itu, Pjs Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Mulki Hakiem Adli Mustaqiem menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang berkelanjutan. Program Kelas Berdaya diharapkan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas para siswa dan siswi berkebutuhan khusus.
"Kami percaya bahwa perubahan selalu diawali dengan langkah-langkah sederhana. Seperti menanam pohon, menjaga kebersihan lingkungan dan membangun kepedulian sejak dini," katanya dalam keterangan yang diterima, Jumat 21 Agustus 2026.
Program Kelas Berdaya dirancang secara khusus dengan materi pelatihan yang mudah dipahami melalui metode visual dan praktik langsung. Siswa diperkenalkan langkah-langkah pencegahan dan evakuasi yang harus diambil dalam situasi darurat dan kepedulian untuk selalu menjaga lingkungan sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....