Main Hakim Sendiri Dinilai Merugikan, Warga Minta Penegakan Hukum Dikedepankan
- 30 Jul 2026 09:17 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Tindakan main hakim sendiri masih kerap terjadi di sejumlah daerah ketika masyarakat menangkap seseorang yang diduga melakukan tindak kejahatan. Fenomena tersebut menuai keprihatinan karena dinilai tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi merugikan banyak pihak. Sejumlah warga berpendapat bahwa aksi main hakim sendiri sering dipicu oleh emosi sesaat dan rasa kecewa terhadap pelaku kejahatan. Namun, mereka menilai tindakan tersebut bukanlah solusi yang tepat karena dapat mengakibatkan korban mengalami luka berat, bahkan kehilangan nyawa, sebelum proses hukum berjalan.
"Ketika terjadi kriminalitas di masyarakat, baiknya jangan main hakim sendiri , apalagi penganiayaan, akhirnya meninggal dunia ,baiknya lihat dulu bagaimana kejahatannya ,mungkin diawal bisa dikasih persuasif,ajakan untuk berbuat baik,untuk bertobat " ujarHabib, seorang warga Medan melalui sambungan telepon Programa 4 dalam acara Markobar, Selasa, 28 Juli 2026.
Pendapat serupa disampaikan Chintya. Menurutnya, tindakan main hakim sendiri dapat menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat dan berisiko salah sasaran apabila orang yang dituduh ternyata tidak bersalah. " Jika sudah sering meresahkan masyarakat,oknum tersebut bisa dilaporkan pada pihak berwajib dan dilengkapi bukti aduan.Kalau sampai salah orang, tentu sangat merugikan. Karena itu, masyarakat harus lebih bijak dan mengedepankan asas praduga tak bersalah," katanya.
Meningkatnya kesadaran hukum di masyarakat menjadi kunci untuk mencegah terulangnya aksi serupa. Edukasi mengenai pentingnya penyelesaian melalui jalur hukum perlu terus dilakukan agar masyarakat tidak terpancing melakukan kekerasan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum dapat merespons setiap laporan dengan cepat sehingga kepercayaan publik terhadap proses hukum semakin meningkat. Dengan demikian, tindakan main hakim sendiri dapat dicegah, sementara keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....