Menebar Salam, Menebar Kedamaian dalam Kehidupan Bermasyarakat
- 30 Jul 2026 00:11 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan – Menebarkan salam merupakan salah satu ajaran Islam yang tidak hanya menjadi bentuk sapaan, tetapi juga doa yang mengandung harapan keselamatan, rahmat, dan keberkahan bagi sesama. Nilai tersebut diharapkan mampu memperkuat persaudaraan dan menciptakan kehidupan masyarakat yang damai.
Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Hermansyah, L.C., dalam tausiah program Kajian Islami Mutiara Sore di RRI Pro 4 Medan.
Menurut Hermansyah, Islam mengajarkan umatnya untuk menjadi pembawa kedamaian di mana pun berada.
"Salam bukan sekadar sapaan. Salam adalah doa. Ketika kita mengucapkan 'Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh', sesungguhnya kita sedang mendoakan saudara kita agar memperoleh keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan dari-Nya," ujar Hermansyah.
Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim tentang amalan Islam yang paling baik, yaitu memberi makan serta mengucapkan salam kepada orang yang dikenal maupun yang tidak dikenal.
Hermansyah menilai, di tengah berbagai tantangan kehidupan saat ini, seperti perbedaan pendapat yang kerap memicu perselisihan hingga maraknya ujaran kebencian di media sosial, budaya menebarkan salam menjadi salah satu langkah sederhana untuk membangun keharmonisan.
| Baca juga: Pemkab Asahan Sambut Kepulangan Jemaah Haji |
"Sebarkanlah salam di antara kalian, karena salam mampu melunakkan hati, menghilangkan kebencian, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan rasa saling percaya," katanya.
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan mengucapkan salam dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, tempat kerja, maupun di lingkungan sekitar. Menurutnya, salam harus dibuktikan melalui sikap yang mencerminkan akhlak mulia.
"Salam harus dibuktikan dengan kejujuran, kepedulian, saling membantu, dan menjaga persaudaraan. Jangan sampai lisan kita mengucapkan salam, tetapi perbuatan kita justru menyakiti sesama," tuturnya.
Di akhir tausiahnya, Hermansyah mengajak umat Islam memulai dari hal-hal sederhana, seperti menyapa tetangga, menghormati orang tua, menyayangi anak-anak, menjaga silaturahmi, menghindari gibah, mengurangi amarah, dan memperbanyak senyum sebagai bagian dari upaya menebarkan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....